tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Tantangan Bisnis Es Krim di Tengah Kenaikan Biaya Logistik dan Tekanan Impor Bahan Baku

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Sep 2026 - 05.13 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tantangan Bisnis Es Krim di Tengah Kenaikan Biaya Logistik dan Tekanan Impor Bahan Baku
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian Indonesia hingga kuartal II-2026. Berdasarkan data perekonomian nasional, sektor konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi sebesar 53,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Tingginya angka konsumsi masyarakat tersebut secara langsung turut mendorong pertumbuhan pada konsumsi makanan dan minuman yang memberi pengaruh terhadap sektor-sektor industri terkait.

Kendati konsumsi makanan dan minuman secara umum tumbuh, sektor bisnis es krim tercatat masih bergerak stagnan. Stagnasi ini terjadi baik dari sisi nilai transaksi maupun volume penjualan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik produk es krim yang bukan merupakan makanan pokok masyarakat, sehingga tingkat konsumsinya sangat bergantung pada situasi tertentu.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Untuk memacu pertumbuhan pasar, industri es krim sangat mengandalkan momentum-momentum khusus. Momen penting yang menjadi tumpuan harapan penjualan di antaranya adalah periode Idulfitri, masa libur anak sekolah, serta periode libur Natal dan Tahun Baru. Pada masa-masa liburan dan perayaan tersebut, permintaan produk es krim biasanya mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.

Dari sisi rantai distribusi dan pemasaran, para penjual es krim mengandalkan jaringan penjualan ke toko-toko ritel, mulai dari gerai minimarket hingga toko kelontong. Strategi perlakuan penjualan pada masing-masing jalur ritel tersebut disesuaikan dengan segmen konsumen yang disasar untuk menjaga serapan produk di pasar.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Di tengah upaya menjaga penjualan ritel, industri es krim menghadapi tantangan operasional yang cukup berat. Ketergantungan terhadap pasokan bahan baku impor di tengah tekanan pergerakan nilai tukar rupiah masih menjadi beban yang harus dihadapi para pelaku usaha. Di samping itu, biaya logistik dan distribusi ke luar Pulau Jawa juga mulai merangkak naik seiring dengan kenaikan biaya bahan bakar, yang menambah beban operasional industri es krim dalam memperluas jangkauan pasarnya.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PDB Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

Afiliasi

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

7 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 MiliarAfiliasi 路 7 Sep 2026
  5. 5Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap