Pabrikan mobil listrik asal China, Xpeng, membukukan lonjakan penjualan signifikan selama gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Sepanjang pameran yang berlangsung dari 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 tersebut, Xpeng mencatatkan total 937 surat pemesanan kendaraan (SPK). Capaian ini melesat tajam dibanding perolehan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 330 SPK.
Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, menilai hasil ini mencerminkan tren penerimaan positif masyarakat terhadap portofolio kendaraan listrik perseroan. Minat pemesanan selama ajang berlangsung terbagi cukup merata di beberapa lini produk utama.
Pergeseran Skema Pembelian dan Dominasi Model
Penerimaan terhadap dua model unggulan, yakni Xpeng X9 dan SUV G6 AWD, dilaporkan relatif berimbang. Model G6 AWD menarik perhatian konsumen berkat sematan sistem penggerak empat roda yang fleksibel mengatur distribusi torsi roda depan dan belakang sesuai kebutuhan berkendara. Sementara itu, varian Xpeng L03 membukukan sekitar 100 SPK.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Selain peningkatan volume, Hari mencatat adanya perubahan perilaku konsumen dalam menyelesaikan transaksi. Jika pada fase awal kehadiran Xpeng didominasi oleh pembayaran tunai (cash), transaksi pemesanan saat ini telah bergeser ke skema pembiayaan kredit.
Pertumbuhan pemesanan tidak hanya bertumpu di kawasan Jabodetabek. Penetrasi pasar luar kota mulai menunjukkan kontribusi nyata menyusul dibukanya jaringan diler resmi Xpeng di Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pilihan Kendaraan Menkeu Purbaya
Sorotan terhadap lini kendaraan Xpeng kian menguat seiring digunakannya Xpeng X9 oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya memilih kendaraan listrik sebagai langkah konkret mendukung pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Manajemen Xpeng Indonesia memperkirakan unit X9 yang digunakan Menkeu tersebut diperoleh secara mandiri melalui jaringan diler resmi, tanpa melalui pesanan khusus maupun perlakuan tersendiri dari pihak prinsipal.






