Keluarga korban insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa masih menanti kabar kepastian. Salah satu kru kapal, Hasbiah (34), wanita asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu korban dari peristiwa kecelakaan laut tersebut dan hingga kini belum tercatat dalam daftar korban yang telah ditemukan.
Hasbiah yang bekerja sebagai salah satu kru musik di kapal KM Virgo Transport 8 sempat menghubungi ibunya, Hasnah, beberapa saat sebelum kapal nahas itu terbalik. Percakapan melalui sambungan telepon tersebut terjadi pada Jumat (11/9) malam di tengah cuaca buruk yang melanda perairan Laut Jawa.
Pesan Terakhir Sebelum Kapal Terbalik
Dalam sambungan telepon pada Jumat malam itu, Hasbiah menceritakan situasi genting yang dihadapinya di atas kapal kepada sang ibu. Ia mengabarkan bahwa ombak di lautan saat itu sangat kencang dan meminta sang ibu untuk terus memanjatkan doa keselamatan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Hasnah menuturkan bahwa putrinya meminta doa karena posisi kapal yang ditumpanginya sudah dalam keadaan miring akibat terjangan ombak besar di Laut Jawa. Komunikasi tersebut menjadi kontak terakhir antara Hasbiah dan keluarganya sebelum kapal akhirnya mengalami musibah.
Menafkahi Empat Anak di Maros
Kepergian Hasbiah bertugas di atas kapal dilakukan demi mencari nafkah bagi keluarganya. Wanita asal Kabupaten Maros tersebut diketahui memiliki empat orang anak yang tinggal di Maros.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selama Hasbiah bepergian jauh untuk bekerja, keempat anaknya diasuh oleh sang nenek. Pihak keluarga dan kerabat di Maros kerap turut membantu merawat anak-anak Hasbiah saat ia sedang berlayar mencari penghidupan.
Hingga saat ini, Hasnah terus memantau informasi perkembangan pencarian korban melalui telepon genggamnya. Pihak keluarga masih menunggu kepastian terkait keberadaan Hasbiah yang namanya belum masuk ke dalam daftar korban yang ditemukan dari insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8.






