Ahmad Faiz (40), salah satu peserta Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia. Warga Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan tersebut mengembuskan napas terakhir diduga akibat mengalami kelelahan fisik.
Sebelumnya, acara Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 sempat menuai sorotan luas dari publik setelah dituding menyelipkan ritual satanik dalam rangkaian pertunjukannya. Dalam kegiatan karnaval itu, Ahmad Faiz tergabung bersama rombongan Tim SimOne untuk membawakan aksi teatrikal.
Saat gelaran karnaval berlangsung, Ahmad Faiz terlihat mengenakan kostum berwarna hitam yang cukup detail, lengkap dengan atribut berupa tanduk dan ekor. Faiz berjalan bersama rombongannya membawakan pertunjukan teatrikal tersebut di hadapan penonton.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Diduga Kelelahan Setelah Sepekan Mempersiapkan Acara
Perwakilan dari Tim SimOne, M Akhid, membenarkan kabar meninggalnya Ahmad Faiz. Akhid menjelaskan bahwa rekannya tersebut meninggal dunia karena kelelahan setelah berjibaku selama sepekan penuh demi mempersiapkan penampilan kelompok mereka.
Keterangan tersebut dikuatkan oleh pihak keluarga almarhum. Muslih (53), kerabat Ahmad Faiz, menyampaikan bahwa Faiz meninggal dunia pada Jumat pagi (11/9).
Muslih mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu dua hari sebelum kegiatan karnaval digelar, almarhum tercatat hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Hal ini dikarenakan Faiz harus tetap bekerja sekaligus mencurahkan tenaganya untuk mempersiapkan perlengkapan dan kegiatan karnaval.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tim SimOne Sampaikan Permohonan Maaf dan Evaluasi
Menanggapi polemik penampilan teatrikal yang dituding bermuatan ritual satanik hingga memicu kegaduhan di tengah masyarakat, perwakilan Tim SimOne secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
Melalui M Akhid, Tim SimOne memohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang telah mereka tampilkan hingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Pihak tim juga berjanji akan melakukan evaluasi lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.






