Sebanyak 172 pendaki yang berada di kawasan Gunung Semeru dievakuasi turun setelah kebakaran melanda area Blok Ranu Kembang. Ratusan pendaki yang sebelumnya telah bermalam di Pos Ranu Kumbolo diarahkan kembali menuju Ranupane guna menghindari ancaman bahaya dari kobaran api.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengonfirmasi bahwa seluruh 172 orang tersebut dipandu keluar dari jalur pendakian sejak pagi hari. Hingga siang ini, sebagian besar pendaki dilaporkan telah tiba dengan selamat di Pos Ranupane.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Langkah evakuasi ini diambil sebagai tindakan antisipasi keselamatan. Meskipun lokasi titik kebakaran di Blok Ranu Kembang berada cukup jauh dari Pos Ranu Kumbolo, potensi pergerakan api dan asap dinilai tetap berisiko bagi aktivitas para pengunjung yang sudah berada di lokasi sejak Rabu (26/8/2026).
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Proses pemulangan para pendaki dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan petugas Balai Besar TNBTS bersama personel Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST). Di sisi lain, tim gabungan di lapangan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pemantauan titik api di Blok Ranu Kembang.






