Sebanyak lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Rombongan wartawan tersebut diketahui bertolak menuju kawasan perairan gunung berapi aktif tersebut dengan menaiki perahu cepat (speedboat) dari wilayah pesisir Pandeglang.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Basarnas Banten, kelima jurnalis itu berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Keberangkatan rombongan bertujuan untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau secara langsung dari perairan Selat Sunda.
Kronologi Komunikasi Terakhir
Komunikasi langsung dengan rombongan jurnalis terakhir kali tercatat pada hari keberangkatan pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah seorang jurnalis yang berada di atas speedboat sempat menghubungi rekannya sesama wartawan yang berada di Lampung. Dalam laporan singkat tersebut, mereka mengabarkan bahwa posisi speedboat sedang berada di antara kawasan Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Setelah panggilan tersebut, komunikasi langsung terputus. Namun, petugas memperoleh informasi perkembangan posisi dari pihak keluarga pemandu (guide) yang turut serta dalam pelayaran. Berdasarkan keterangan istri sang pemandu, rombongan dilaporkan telah berada di posisi sekitar Gunung Anak Krakatau pada Senin malam sekitar pukul 18.13 WIB.
Pencarian Tim SAR Masih Nihil
Menindaklanjuti laporan hilangnya kontak para pewarta, Tim SAR langsung dikerahkan untuk melakukan operasi penyisiran di perairan Selat Sunda. Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, mengonfirmasi upaya pencarian yang telah dilakukan oleh tim penyelamat hingga Selasa (8/9/2026).
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Al Amrad menyampaikan bahwa personel penyelamat menyisir perairan hingga menjangkau kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Akan tetapi, hingga tim kembali dari lokasi pada pukul 18.15 WIB, operasi penyisiran belum membuahkan hasil atau masih nihil.
Mengingat kondisi pencarian yang belum membuahkan hasil hingga Selasa petang, operasi pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau tersebut dijadwalkan kembali dilanjutkan pada keesokan harinya.






