tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

5 Suara Prabowo di KTT BRICS, Spirit Bandung hingga RI Tak Mau Didikte

Lidya RumbayanDiterbitkan 14 Sep 2026 - 07.10 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
5 Suara Prabowo di KTT BRICS, Spirit Bandung hingga RI Tak Mau Didikte
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang independen di hadapan para pemimpin dunia saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India. Forum yang berlangsung pada 12–13 September 2026 ini mempertemukan Indonesia dengan sejumlah pemimpin negara mitra, termasuk Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Dalam forum tersebut, Prabowo menyuarakan lima poin krusial yang menggarisbawahi kedaulatan ekonomi, transformasi institusi global, hingga tawaran kerja sama strategis dari Indonesia.

Kedaulatan Negara dan Kekuatan Kolektif BRICS

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berdiri teguh menjaga kedaulatannya dan menolak segala bentuk intervensi dari luar. Indonesia secara terbuka menyatakan tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan global mana pun dalam menentukan arah kebijakan nasionalnya.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Prabowo turut menyoroti posisi tawar BRICS yang semakin signifikan dalam peta geopolitik dan geoekonomi. Blok ini merepresentasikan separuh dari populasi umat manusia serta memegang porsi besar dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan dunia, menjadikannya motor penggerak utama bagi kemitraan negara-negara belahan bumi selatan.

Reformasi PBB, Ketahanan Pangan, dan Industrialisasi Bersama

Memasuki sesi bertema "Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability: Shaping the Future for Inclusive Global Growth" pada Minggu (13/9), Prabowo mendesak perlunya reformasi menyeluruh di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB dinilai harus bertransformasi menjadi organisasi yang lebih representatif, tanggap, dan mampu menghadirkan hasil nyata, khususnya dalam mengejar target agenda Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang menyisakan waktu empat tahun lagi.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Di sektor industri dan sumber daya alam, Prabowo memaparkan kekayaan Indonesia berupa mineral kritis, unsur tanah jarang, serta potensi energi terbarukan untuk menopang pengembangan teknologi tinggi dan teknologi bersih. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, ia mengusulkan agenda industrialisasi bersama antaranggotanya agar kapasitas dan sumber daya yang dimiliki dapat terkelola optimal secara kolektif.

Pada saat yang sama, Prabowo menyampaikan capaian sektor pangan nasional. Indonesia yang sebelumnya tercatat sebagai importir besar untuk komoditas beras, jagung, dan biji-bijian kini telah beralih menjadi eksportir dan siap memperkuat pasokan pangan bagi masyarakat dunia.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEkonomi Global

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap