JAKARTA — Memasuki usia kelima sejak resmi dibentuk pada 13 September 2021, integrasi Holding Ultra Mikro (UMi) yang menyatukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatatkan pertumbuhan pesat dalam memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha di segmen terbawah.
Hingga akhir triwulan II-2026, Holding UMi telah menyalurkan pembiayaan kepada 33,8 juta debitur aktif di seluruh Indonesia. Pada periode yang sama, integrasi tiga entitas BUMN ini juga berhasil menghimpun dan mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro, memperkuat basis inklusi keuangan masyarakat di berbagai pelosok.
Perluasan Skala Usaha dan Jaringan Layanan
Sinergi pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan berhasil mendorong sekitar 2,3 juta debitur naik kelas hingga pertengahan 2026. Pencapaian ini menandai transisi para pelaku usaha ultra mikro ke skala bisnis yang lebih mapan, sekaligus membuka akses pembiayaan dan layanan keuangan yang lebih komprehensif.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Keberhasilan penetrasi layanan tersebut didukung infrastruktur fisik yang saling terhubung. Hingga triwulan II-2026, Holding UMi mengoperasikan jaringan bersama yang mencakup lebih dari 15.100 kantor layanan gabungan dari BRI, Pegadaian, dan PNM. Keberadaan kantor terintegrasi ini memungkinkan nasabah mengakses ragam solusi perbankan, gadai, dan pembiayaan kelompok dalam satu ekosistem terpadu.
Penetrasi ke tingkat akar rumput turut digerakkan oleh lebih dari 74 ribu tenaga pemasar di lapangan. Tim garda depan yang terdiri atas Mantri BRI, tenaga pemasar Pegadaian, dan Account Officer (AO) PNM ini bertugas menjangkau, mendampingi, serta memberikan literasi keuangan langsung ke komunitas masyarakat.
Penguatan Ekosistem Emas dan Dampak Ekonomi
Di luar pembiayaan modal kerja, integrasi holding memperkuat instrumen investasi masyarakat melalui instrumen emas. Hingga Agustus 2026, total ekosistem emas dalam Holding Ultra Mikro telah menyentuh kisaran 153 ton. Layanan ini mencakup produk gadai, pembiayaan berbasis emas, Tabungan Emas, transaksi jual-beli emas secara digital, hingga penyediaan layanan emas batangan (bullion services).
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Group CEO BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa perjalanan lima tahun Holding UMi membuktikan bagaimana konsolidasi keunggulan dari masing-masing entitas dapat menghasilkan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha mikro.
Kolaborasi BRI dengan jaringan perbankan luas, Pegadaian lewat kepakaran gadai dan emas, serta PNM melalui pembinaan kelompok prasejahtera menjadi motor penggerak transformasi usaha mikro di tanah air.






