tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

6 Aplikasi Reksa Dana untuk Bangun Portofolio Multi-Aset 2026

Wahyu SuryaniDiterbitkan 4 Agu 2026 - 12.51 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
6 Aplikasi Reksa Dana untuk Bangun Portofolio Multi-Aset 2026
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Perkembangan teknologi finansial di Indonesia telah mengubah cara masyarakat dalam mengelola kekayaan mereka secara signifikan. Jika beberapa tahun lalu sebagian besar investor ritel cenderung menaruh seluruh modalnya pada satu instrumen keuangan saja, kini kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio semakin meningkat pesat. Memasuki tahun 2026, tren investasi bergeser ke arah pengelolaan portofolio multi-aset yang dinamis dan terintegrasi. Investor lokal kini tidak lagi hanya mencari satu jenis keuntungan jangka pendek, melainkan aktif berupaya menyeimbangkan risiko dengan menyebarkan modal mereka ke berbagai instrumen keuangan melalui berbagai platform digital yang praktis dan mudah diakses.

Dalam menyusun strategi alokasi aset yang efektif, portofolio investasi biasanya dibagi ke dalam tiga kelompok utama guna menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan nilai aset. Kelompok pertama adalah aset defensif, yang diwakili oleh instrumen seperti reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap. Jenis reksa dana ini umumnya memiliki pergerakan harga yang jauh lebih stabil jika dibandingkan dengan pergerakan saham langsung atau aset kripto yang cenderung fluktuatif. Kelompok kedua adalah aset pertumbuhan, yang mencakup saham serta reksa dana saham yang menawarkan potensi imbal hasil tinggi namun dengan tingkat risiko yang sebanding. Terakhir, terdapat kelompok aset alternatif seperti emas digital dan aset kripto untuk melengkapi diversifikasi. Ketika mulai berinvestasi pada reksa dana, investor juga perlu mencermati faktor biaya penting seperti expense ratio. Parameter ini merupakan biaya tahunan yang dipotong secara otomatis dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana, sehingga ikut memengaruhi hasil investasi bersih yang diterima.

Untuk memfasilitasi kebutuhan investasi multi-aset ini, sejumlah aplikasi menawarkan keunggulan masing-masing. Pluang hadir sebagai salah satu opsi dengan mengintegrasikan reksa dana, saham lokal, saham Amerika Serikat, aset kripto, serta emas digital dalam satu aplikasi terpadu. Layanan reksa dana di Pluang disediakan melalui PT Sarana Santosa Sejati (Pluang Grow) yang bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) berizin OJK. Keamanan platform ini didukung oleh pengawasan dari OJK, Bappebti, dan Bank Indonesia, dengan batas minimum investasi yang sangat terjangkau mulai dari Rp 10 ribu. Sementara itu, bagi investor yang ingin fokus pada perencanaan terarah, Bibit menawarkan pendekatan yang berbeda. Dengan modal awal yang sama mulai dari Rp 10 ribu, Bibit berfokus pada investasi reksa dana yang disesuaikan dengan tujuan finansial serta rekomendasi otomatis berdasarkan profil risiko masing-masing pengguna.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pilihan berikutnya adalah Ajaib dan Bareksa yang juga populer di kalangan investor ritel tanah air. Ajaib menawarkan ekosistem terpadu yang menggabungkan investasi reksa dana dan saham Indonesia dalam satu platform. Hal ini memudahkan pengguna untuk memantau aset pertumbuhan dan aset defensif mereka sekaligus dengan modal awal mulai dari Rp 10 ribu. Di sisi lain, Bareksa memposisikan diri sebagai marketplace reksa dana yang menyediakan pilihan produk yang sangat beragam dari berbagai Manajer Investasi terkemuka di Indonesia. Untuk mulai berinvestasi di Bareksa, pengguna memerlukan modal awal berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung pada produk reksa dana spesifik yang dipilih.

Bagi investor yang membutuhkan analisis lebih mendalam atau integrasi dengan layanan perbankan tradisional, platform seperti IPOT dan Growin' bisa menjadi pertimbangan utama. IPOT menghadirkan layanan lengkap yang mencakup reksa dana, saham, dan obligasi dalam satu platform tunggal, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin mengombinasikan aset defensif dan pertumbuhan secara aktif. Sementara itu, Mandiri Sekuritas menghadirkan Growin' yang mengintegrasikan layanan investasi reksa dananya langsung dengan aplikasi Livin' by Mandiri. Kolaborasi ini memberikan kemudahan akses bagi nasabah Bank Mandiri untuk melakukan transaksi investasi tanpa harus keluar dari ekosistem perbankan utama mereka.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Memilih platform investasi yang tepat pada akhirnya bergantung pada profil risiko, tujuan keuangan, dan kenyamanan pengguna dalam mengoperasikan aplikasi. Setiap aplikasi memiliki struktur biaya, pilihan Manajer Investasi, dan fitur analisis yang berbeda. Memahami batasan produk, memantau pergerakan pasar secara berkala, serta mengevaluasi expense ratio dari setiap produk reksa dana merupakan langkah bijak sebelum menempatkan dana. Diversifikasi portofolio melalui berbagai kelas aset ini diharapkan dapat membantu investor menjaga stabilitas keuangan di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Keuangan Digitalreksa danaportofolio multi-asetaplikasi investasi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap