tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia, Komisi I DPR Soroti Tawaran Gaji Tinggi

Fitri LimbongDiterbitkan 1 Sep 2026 - 09.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia, Komisi I DPR Soroti Tawaran Gaji Tinggi
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil verifikasi resmi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait laporan dugaan delapan warga negara Indonesia (WNI) yang direkrut menjadi tentara Rusia.

Dave menekankan pentingnya kehati-hatian agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum status identitas, jalur perekrutan, serta bentuk keterlibatan orang-orang tersebut dipastikan secara faktual. Ia juga mengapresiasi Kemlu yang bergerak melakukan pendalaman melalui perwakilan diplomatik RI di Rusia dan berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait.

Waspada Tawaran Kerja di Wilayah Konflik

Komisi I DPR menyoroti modus tawaran pekerjaan berpenghasilan tinggi yang rentan dimanfaatkan pihak tertentu untuk merekrut WNI tanpa keterbukaan informasi. WNI kerap tidak diberikan penjelasan utuh mengenai risiko fisik maupun konsekuensi hukum ketika menerima pekerjaan yang berkaitan dengan zona konflik.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dave menegaskan, jika dalam proses pendalaman ditemukan unsur penipuan, eksploitasi, atau keterlibatan sindikat perekrutan ilegal, penindakan hukum harus segera dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat, khususnya pencari kerja di luar negeri, diimbau ekstra waspada terhadap tawaran kerja internasional yang menjanjikan imbalan tidak wajar.

Data Intelijen Ukraina dan Verifikasi Kemlu

Kabar mengenai perekrutan ini pertama kali mencuat setelah Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU) mengunggah dokumen identitas delapan WNI di situs resminya. Pihak intelijen Ukraina menyebutkan bahwa skema perekrutan tersebut kerap memikat calon pendaftar melalui janji bayaran tinggi, klaim penugasan non-tempur, fasilitas percepatan kewarganegaraan Rusia, serta tunjangan sosial, meski para peserta kerap tidak diberitahu lokasi penempatan penugasan mereka secara pasti.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Juru Bicara Kemlu I Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia masih menelusuri kebenaran data tersebut. Kemlu terus memverifikasi kepastian identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta tingkat keterlibatan dari nama-nama yang tercantum dalam laporan intelijen asing tersebut.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kemlu RI

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap