Sebanyak 875 calon penumpang rute Ambon–Jakarta gagal diberangkatkan dari Bandara Pattimura, Ambon, Maluku pada Minggu (6/9). Pembatalan massal ini terjadi menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang dinilai berisiko terhadap keselamatan penerbangan.
Kebijakan penutupan sementara rute Ambon–Jakarta di Bandara Pattimura berlangsung hingga pukul 19.00 WIT. Dampak penutupan tersebut mencakup delapan jadwal penerbangan, terdiri atas empat penerbangan Ambon menuju Jakarta dan empat jadwal kedatangan dari arah sebaliknya.
Menyikapi situasi tersebut, sejumlah penumpang mendatangi loket maskapai Garuda Indonesia dan Citilink di area terminal keberangkatan untuk menanyakan kejelasan jadwal terbang. Pihak maskapai merespons gangguan operasional ini dengan menyediakan opsi pengembalian dana pembelian tiket (refund) hingga 100 persen bagi calon penumpang yang terdampak.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Meski koridor Ambon–Jakarta ditutup sementara, operasional rute penerbangan lain dari Ambon dipastikan tetap berjalan. Jalur menuju Makassar, Surabaya, Papua, hingga rute antarkabupaten/kota di Maluku terpantau beroperasi sesuai jadwal normal.
Pembatalan Meluas ke Bandara Juanda
Dampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau tidak hanya terjadi di wilayah Maluku, tetapi juga merambat ke Pulau Jawa. Di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sebanyak 75 jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan pada Minggu (6/9) malam.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Pembatalan di Bandara Juanda mencakup 37 penerbangan keberangkatan dan 38 jadwal kedatangan. Jalur yang terimbas merupakan konektivitas dari dan menuju tiga simpul udara utama di Pulau Jawa, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Husein Sastranegara.
Guna meminimalkan kendala penumpang yang tertahan di terminal, pengelola Bandara Juanda mengaktifkan skema service recovery dengan membagikan makanan ringan serta minuman. Calon penumpang diimbau untuk terus memeriksa perkembangan status penerbangan secara berkala melalui saluran resmi maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.






