PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat langkah transformasi bisnisnya guna memperkuat efisiensi di sektor digital nasional. Langkah strategis ini terungkap secara rinci dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia pada hari Kamis, 20/08/2026. Melalui restrukturisasi besar-besaran ini, perusahaan pelat merah tersebut merampingkan struktur grupnya yang semula terdiri dari 68 anak perusahaan menjadi hanya 18 entitas saja. Informasi krusial yang dibahas dalam tayangan Video: Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas tersebut menjadi sinyal penting bagi para pelaku ekonomi digital, mitra vendor, dan pengembang teknologi di Indonesia untuk segera bersiap menghadapi perubahan peta bisnis.
Bagi para pelaku usaha yang selama ini bermitra atau berencana menjalin kolaborasi dengan grup Telkom, penyusutan jumlah anak usaha ini menuntut adaptasi taktis yang cepat. Proses konsolidasi ini tentu akan mengubah birokrasi, alur pengadaan barang dan jasa, serta fokus operasional dari entitas-entitas baru yang terbentuk. Agar aktivitas bisnis dan kerja sama digital Anda tetap berjalan lancar tanpa hambatan administratif, ada beberapa langkah taktis yang perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi masa transisi ini.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memetakan ulang hubungan kemitraan dengan entitas baru. Dengan menyusutnya jumlah anak usaha dari puluhan menjadi belasan, fungsi-fungsi bisnis yang sebelumnya tersebar di berbagai anak perusahaan kini akan disatukan di bawah payung entitas yang lebih besar. Anda perlu segera mengidentifikasi anak perusahaan mana saja yang mengalami merger atau akuisisi internal, lalu mencari tahu entitas baru mana yang kini memegang kendali atas portofolio proyek atau layanan digital yang sedang Anda jalankan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Langkah kedua adalah mempersiapkan penyesuaian aspek legalitas dan administrasi kontrak kerja sama. Penggabungan puluhan anak usaha menjadi 18 entitas baru ini berpotensi memicu perubahan nama badan hukum, perubahan struktur manajemen penandatangan kontrak, hingga pembaruan nomor rekening transaksi. Lakukan inventarisasi kontrak berjalan Anda dengan grup Telkom dan segera hubungi narahubung atau unit procurement terkait untuk memastikan kelangsungan dokumen legal agar proses pembayaran dan pengerjaan proyek tidak mengalami penundaan.
Langkah ketiga adalah menyelaraskan kembali inovasi atau solusi digital yang Anda tawarkan dengan fokus bisnis baru Telkom. Konsolidasi ini dirancang untuk menciptakan efisiensi tinggi, yang berarti standar kualitas, kecepatan pengiriman, dan efisiensi biaya dari pihak eksternal akan dinilai lebih ketat. Evaluasi kembali apakah produk perangkat lunak, infrastruktur jaringan, atau layanan kreatif yang Anda sediakan masih relevan dengan arah efisiensi dari 18 entitas hasil perampingan tersebut.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Perlu dicatat bahwa detail operasional mengenai pembagian tugas spesifik dari masing-masing 18 entitas baru ini serta lini masa lengkap proses transisi hukumnya masih terus berjalan dan belum sepenuhnya dipublikasikan secara mendetail. Oleh karena itu, keterbatasan informasi ini mengharuskan Anda untuk terus memantau pembaruan informasi resmi dari pihak manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk secara berkala agar tidak salah dalam mengambil keputusan strategis jangka panjang.






