tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

AHY, Sumber Daya Alam Harus Kita Olah, tapi Jangan Korbankan Lingkungan

Andi SompaDiterbitkan 6 Sep 2026 - 03.01 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AHY, Sumber Daya Alam Harus Kita Olah, tapi Jangan Korbankan Lingkungan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya pengolahan kekayaan sumber daya alam untuk menciptakan nilai tambah ekonomi serta lapangan pekerjaan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan dalam peringatan 25 Tahun Partai Demokrat yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (5/9/2026).

Dalam sambutannya, AHY menyoroti situasi perekonomian Indonesia saat ini yang tidak terlepas dari pengaruh dinamika kondisi global. Untuk merespons kondisi tersebut, ia menegaskan bahwa Indonesia harus membangun ketahanan dan kemandirian, terutama pada tiga sektor krusial, yaitu pangan, energi, dan air.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain mewujudkan ketahanan dan kemandirian pada sektor-sektor strategis, AHY menyebutkan bahwa langkah tersebut harus dibarengi dengan upaya memperkuat daya saing, memperluas konektivitas antardaerah, serta memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan semakin merata di seluruh wilayah tanah air.

AHY menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan ketahanan dan kemandirian bangsa tidak boleh semata-mata dilihat dari seberapa besar angka pertumbuhan ekonomi. Tolok ukur yang sesungguhnya adalah seberapa banyak rakyat yang ikut merasakan dampak serta turut bertumbuh bersama pertumbuhan ekonomi tersebut.

Lebih lanjut, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus diarahkan untuk membuka pusat-pusat pertumbuhan baru di berbagai daerah, memperluas penyerapan lapangan pekerjaan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Terkait tata kelola sumber daya alam, AHY kembali mengingatkan agar kegiatan pemanfaatan alam tidak merusak masa depan lingkungan. Kekayaan alam di Indonesia memang harus diolah demi memberi nilai tambah dan menciptakan peluang kerja, tetapi proses pembangunannya sama sekali tidak boleh mengorbankan lingkungan hidup.

Pada penutup keterangannya, AHY menekankan prinsip keadilan antargenerasi sebagai pijakan moral dalam pembangunan nasional. Ia mengingatkan agar generasi saat ini tidak hanya menikmati hasil pertumbuhan ekonomi hari ini sembari meninggalkan warisan kerusakan lingkungan hidup kepada generasi berikutnya.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InfrastrukturAgus Harimurti YudhoyonoPartai Demokrat

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap