tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Aplikasi

AI Bantu Nelayan dan Petani, Pertamina Perluas Inovasi ke Desa Energi Berdikari

Retno PurwantoDiterbitkan 30 Agu 2026 - 14.14 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AI Bantu Nelayan dan Petani, Pertamina Perluas Inovasi ke Desa Energi Berdikari
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi terbarukan mulai mengubah lanskap operasional masyarakat pesisir dan petani di pedesaan. Melalui kolaborasi antara program inovasi Pertamuda dan jaringan Desa Energi Berdikari (DEB), PT Pertamina (Persero) mereplikasi sejumlah inovasi digital untuk menekan biaya operasional serta meningkatkan efisiensi ekonomi kelompok binaan di berbagai daerah.

Langkah perluasan teknologi ini dipaparkan dalam gelaran Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 yang berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Efisiensi Melaut dengan Prediksi Berbasis Satelit

Di wilayah Cilacap Selatan, Jawa Tengah, data MetaSeaco mencatat bahwa sekitar 41 persen dari 6.806 perjalanan melaut yang dilakukan nelayan tradisional sebelumnya berakhir merugi akibat tingginya biaya bahan bakar yang tidak sebanding dengan hasil tangkapan. Startup jebolan Pertamuda tersebut kemudian mengembangkan Iwak, sebuah platform navigasi dan analisis berbasis AI serta data satelit.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Sistem tersebut memetakan waktu terbaik untuk berlayar, menentukan jenis komoditas ikan target, hingga membaca titik koordinat potensial di perairan. Berdasarkan catatan akurasi tangkapan, prediksi sistem ini mencapai 91 persen untuk komoditas ikan tenggiri batang, 85 persen untuk ikan bawal putih, dan 70 persen untuk ikan layur.

Penerapan percontohan pada 15 perahu nelayan di Cilacap menunjukkan dampak ekonomi terukur. Biaya operasional kapal terpangkas rata-rata hingga 23 persen, sementara pendapatan nelayan meningkat sekitar 68 persen. Tingkat perjalanan melaut yang merugi pun berhasil ditekan dari 41 persen menjadi kisaran 30 persen. Pada perjalanan dengan indikator skor prediksi tinggi, nelayan tercatat mampu meraup omzet hingga Rp 3 juta dalam satu kali trip.

Replikasi ke Sektor Pertanian dan 269 Titik Desa Binaan

Melihat dampak terukur pada sektor kelautan, Pertamina mendorong integrasi teknologi startup ke dalam 269 lokasi Desa Energi Berdikari yang saat ini aktif dibina perusahaan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain sektor perikanan tangkap, inovasi berbasis teknologi mutakhir juga menyasar sektor pertanian dan perkebunan. Di DEB Juntinyuat, Indramayu, startup Terangin鈥攑emenang Top 3 Pertamuda 2025 kategori Energy Future鈥攎enerapkan teknologi penghalau hama burung berbasis laser otomatis untuk melindungi lahan sawah petani.

Sementara itu, di wilayah DEB Nagari Katapiang, Pertamina menggandeng PT Global Vision Tech guna memperkuat dan mengotomatisasi rantai nilai komoditas kelapa setempat. Integrasi teknologi terapan lintas sektor ini diarahkan untuk mempercepat kemandirian ekonomi desa binaan melalui pemanfaatan data presisi dan teknologi bersih.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaKecerdasan BuatanDesa Energi Berdikari

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap