tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi Digital

Alasan Investasi Kripto Didominasi Pria dan Pandangan Perempuan Terhadap Risiko

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 11.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Alasan Investasi Kripto Didominasi Pria dan Pandangan Perempuan Terhadap Risiko
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Mengapa pasar aset kripto di Indonesia saat ini masih didominasi oleh laki-laki?

Industri aset digital di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data terkini, jumlah konsumen kripto di tanah air tercatat telah mencapai 22,6 juta orang. Meskipun angka pertumbuhan ini terbilang besar, profil demografi penggunanya menunjukkan ketimpangan gender yang cukup mencolok. Satrio Nugroho, selaku Deputi Bidang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyampaikan bahwa hasil survei mengonfirmasi konsumen aset kripto di Indonesia memang masih sangat didominasi oleh laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Dominasi laki-laki dalam pasar kripto tidak lepas dari karakteristik aset itu sendiri dan cara pandang terhadap risiko. Saat ini, aset investasi kripto termasuk jenis aset yang belum terdengar akrab di telinga masyarakat Indonesia secara luas. Karakteristik fluktuasi yang tinggi membuat instrumen ini dinilai memiliki tingkat risiko yang besar, sehingga memengaruhi keputusan demografi tertentu dalam berinvestasi.

Bagaimana kecenderungan perempuan dalam menghadapi risiko investasi seperti aset kripto?

Dalam hal pengelolaan dana dan investasi, perempuan menunjukkan karakteristik yang berbeda. Berdasarkan temuan riset, perempuan memiliki kecenderungan untuk bertindak secara berhati-hati dan sangat sadar akan risiko ketika mereka mengambil keputusan. Hal ini dijelaskan secara langsung oleh Vitasari Anggraeni yang menjabat sebagai Director of Policy Southeast Asia di Women's World Banking.

Karakter yang lebih memperhatikan risiko atau risk-aware ini membuat perempuan tidak terburu-buru menaruh dana mereka pada instrumen yang memiliki volatilitas tinggi. Sikap penuh pertimbangan terhadap risiko inilah yang menjadi salah satu faktor utama mengapa partisipasi perempuan dalam investasi aset kripto belum sebesar partisipasi laki-laki.

Apakah perempuan di Indonesia tertutup terhadap perkembangan inovasi digital?

Baca Juga

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Meskipun jumlah konsumen kripto perempuan masih minim, hal ini sama sekali tidak berarti bahwa perempuan menutup diri dari perkembangan teknologi keuangan. Angelique Timmer, Regional Head Southeast Asia Women's World Banking, menjelaskan bahwa perempuan secara umum sebenarnya sangat terbuka terhadap inovasi digital.

Walaupun mereka mungkin belum menjadi pengguna pertama atau pengadopsi awal dalam sebuah tren teknologi baru, perempuan memiliki keterbukaan serta kesediaan untuk mengikuti perkembangan dan mencoba inovasi tersebut. Keterbukaan ini menjadi modal penting bagi peningkatan inklusi keuangan digital di masa depan.

Bagaimana peran perempuan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia?

Keterbukaan perempuan terhadap pengelolaan keuangan yang produktif terlihat sangat jelas pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Data dari Women's World Banking menunjukkan fakta bahwa sebanyak 65% UMKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan.

Angka yang dominan ini menegaskan bahwa perempuan Indonesia sangat aktif dan memegang peranan krusial dalam kegiatan ekonomi produktif. Mereka cenderung memilih instrumen atau sektor yang memiliki kepastian usaha yang lebih jelas dan terukur risikonya dibandingkan dengan investasi aset kripto yang masih relatif baru.

Bagaimana regulasi aset kripto di Indonesia saat ini menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

Baca Juga

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

Untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh konsumen, kerangka regulasi terus disesuaikan. Melalui revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), kerangka regulasi untuk aset keuangan digital dan aset kripto kini telah disetarakan dengan perbankan dan pasar modal.

Langkah penyetaraan regulasi yang mengakui kripto sebagai instrumen investasi ini juga sejalan dengan perkembangan di tingkat global. Sebagai contoh, Adi Budiarso, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, menyebutkan bahwa negara lain seperti Jepang baru-baru ini juga merilis undang-undang yang menetapkan aset keuangan digital atau kripto sebagai bagian dari instrumen investasi.

Apa langkah OJK selanjutnya untuk mengembangkan industri kripto di Indonesia?

OJK berkomitmen untuk menata ekosistem aset digital agar lebih aman, teratur, dan dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut dan mendorong edukasi tentang keberadaan aset kripto, OJK berencana untuk menyusun blueprint atau roadmap.

Penyusunan blueprint ini ditujukan khusus untuk pengembangan industri aset keuangan digital dan kripto ke depannya. Dengan adanya peta jalan yang jelas, diharapkan edukasi mengenai risiko dan potensi aset kripto dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMRegulasi KeuanganOJKAset KriptoInvestasi Perempuan

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengelola Risiko Finansial dan Situasi Darurat Saat Mobil Listrik Terbakar di Jalan TolMitigasi Risiko Keamanan Usaha Kos, Evaluasi Insiden Makaliwe Grogol PetamburanAgenda dan Rute Safari Politik Joko Widodo Bersama Partai Solidaritas Indonesia di Nusa Tenggara TimurPerkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaCara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi AndaMemahami Era Suku Bunga Tinggi Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi IndonesiaPanduan Perencanaan Dana Pensiun Karyawan Melalui Program DPLK bjb siapSinergi BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Cara Mengelola Risiko Finansial dan Situasi Darurat Saat Mobil Listrik Terbakar di Jalan Tol

Manajemen Aset & Risiko

Cara Mengelola Risiko Finansial dan Situasi Darurat Saat Mobil Listrik Terbakar di Jalan Tol

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap