Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah berani dengan membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta demi terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Keputusan yang diambil pada akhir pekan ini, tepatnya Sabtu, 8 Agustus 2026, menjadi sorotan publik karena menunjukkan perubahan prioritas kerja yang sangat dinamis. Alih-alih menghadiri rapat birokrasi di ibu kota, tokoh asal Sulawesi Selatan tersebut memilih untuk langsung meninjau kondisi lapangan di wilayah kepulauan setelah mendengar aspirasi dari seorang mahasiswa. Konsekuensi dari langkah cepat ini adalah dimulainya peninjauan langsung terhadap sektor pertanian di Alor serta komitmen pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat setempat melalui program resmi pemerintah.








