tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BPJS KESEHATAN

Angka Kematian Ibu dan Bayi di RI Tinggi, Menkes Soroti Kasus Infeksi di RS

Lidya RumbayanDiterbitkan 14 Sep 2026 - 13.11 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Angka Kematian Ibu dan Bayi di RI Tinggi, Menkes Soroti Kasus Infeksi di RS
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kementerian Kesehatan mencatat angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Setiap tahunnya, terdapat sekitar 4.000 kasus kematian ibu dan 30.000 kasus kematian bayi yang terjadi di berbagai fasilitas kesehatan nasional. Catatan tersebut menempatkan Indonesia pada posisi yang relatif tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan ASEAN.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa salah satu faktor pemicu tingginya angka kematian tersebut adalah penanganan kebersihan dan sanitasi yang belum optimal di lingkungan rumah sakit. Masalah infeksi pascatindakan medis ditemukan masih kerap terjadi, bahkan di fasilitas kesehatan dengan akreditasi paripurna.

Temuan Infeksi dan Tata Kelola Kebersihan

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan catatan kematian ibu dan bayi yang tergolong tinggi. Berdasarkan evaluasi Kemenkes, risiko kematian pada pasien bersalin dan bayi baru lahir di beberapa kabupaten dipicu oleh komplikasi infeksi akibat manajemen kebersihan rumah sakit yang buruk.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa status akreditasi rumah sakit belum sepenuhnya menjamin kepatuhan ketat terhadap protokol kebersihan pascatindakan medis di lapangan.

Skema Pendampingan dan Transparansi Rating Fasilitas Medis

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Kemenkes telah mendata daftar rumah sakit dengan tingkat kematian ibu dan bayi yang tinggi untuk diberikan pendampingan secara langsung. Intervensi ini ditujukan untuk memperbaiki tata kelola layanan klinis serta standar sanitasi rumah sakit.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain pendampingan teknis, Kemenkes berencana memublikasikan data penilaian rumah sakit beserta masukan dari pasien secara terbuka. Mekanisme pemeringkatan ini dirancang menyerupai sistem ulasan publik pada platform digital seperti Tokopedia, GoFood, atau GrabFood, sehingga masyarakat dapat melihat peringkat layanan dan keluhan yang ada secara transparan.

Kemenkes menegaskan bahwa publikasi rating dan evaluasi terbuka ini tidak ditujukan sebagai bentuk sanksi hukuman, melainkan sebagai instrumen pembinaan dan dorongan agar pengelola fasilitas kesehatan berbenah meningkatkan mutu layanan keselamatan pasien.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap