Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat mengevakuasi dan memindahkan tiga individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Langkah translokasi ini diambil guna melindungi satwa liar tersebut dari ancaman dampak puncak musim kemarau serta potensi gangguan pada habitat aslinya.
Aksi penyelamatan berlangsung di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan, melibatkan tim gabungan dari BKSDA Kalimantan Barat, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Tiga primata yang dievakuasi tersebut terdiri atas induk betina bernama Mamak Yuni (sekitar 18 tahun), anak jantan bernama Pura (8–10 bulan), serta satu individu betina remaja bernama Yuni (sekitar 8 tahun).
Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menjelaskan bahwa pergerakan orangutan mendekati kawasan permukiman dan perkebunan warga dipicu oleh dinamika kondisi alam selama musim kemarau di sekitar koridor habitat satwa.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan tim dokter hewan YIARI, ketiga orangutan dipastikan dalam kondisi sehat, tetap mempertahankan perilaku liar alami, dan siap dikembalikan ke alam bebas. Tim gabungan kemudian menempuh perjalanan melalui jalur darat dan sungai untuk membawa satwa ke lokasi pelepasan.
Ketiga orangutan tersebut akhirnya berhasil dilepasliarkan di Sektor Batu Barat, kawasan Taman Nasional Gunung Palung, pada Jumat malam (21/8) pukul 20.30 WIB.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Selain operasi di Ketapang, BKSDA Kalimantan Barat juga menindaklanjuti laporan warga terkait kemunculan satu individu orangutan yang melintas di sekitar perkebunan di Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, pada Kamis (20/8). Petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan verifikasi spasial dan mendampingi pemilik lahan, sekaligus menyusun langkah penanganan terukur guna memindahkan orangutan tersebut ke kawasan hutan terdekat.






