tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Arab Saudi Pusing Tujuh Keliling Hadapi Houthi, Maju Kena-Mundur Kena

Wahyu SuryaniDiterbitkan 15 Sep 2026 - 01.24 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arab Saudi Pusing Tujuh Keliling Hadapi Houthi, Maju Kena-Mundur Kena
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Arab Saudi kini berada di posisi terjepit di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Di satu sisi, Riyadh berupaya keras menghindari perang terbuka berskala penuh. Namun di sisi lain, rentetan manuver agresif dari kelompok Houthi yang didukung Iran terus menekan stabilitas keamanan dan ekonomi kerajaan ke titik kritis.

Situasi keamanan memburuk secara signifikan setelah Houthi berhasil merebut Pulau Perim yang strategis di mulut Laut Merah serta menguasai kota pelabuhan Mocha. Penguasaan wilayah ini memberi Houthi kendali langsung atas Selat Bab al-Mandeb yang merupakan salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Tekanan terhadap sektor energi Saudi kian nyata saat pipa minyak utama kerajaan terpaksa berhenti beroperasi akibat serangan pesawat tanpa awak (drone) yang diluncurkan dari wilayah Irak. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Teheran mendalangi serangan tersebut. Penutupan infrastruktur Pipa Timur-Barat ini berdampak besar, mengingat jalur tersebut sebelumnya menjadi tumpuan untuk mengalihkan sekitar 5 juta barel minyak per hari dari Teluk Persia sejak jalur Selat Hormuz ditutup imbas konflik dengan Iran.

Baca Juga

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Pilihan Terbatas dan Dinamika Dukungan AS

Peneliti dari European Council on Foreign Relations, Cinzia Bianco, menyoroti bahwa Arab Saudi kini dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sangat sempit. Posisi defensif kerajaan diuji oleh manuver militer lawan dan kalkulasi politik dengan sekutu utamanya di Washington.

Laporan menyebutkan Putra Mahkota Arab Saudi sempat dua kali menghubungi Donald Trump untuk meminta dukungan operasi militer terhadap Houthi, kendati permintaan serangan langsung tersebut ditolak. Sebagai gantinya, AS mengirimkan sekitar 100 penasihat militer guna memberikan bantuan di bidang intelijen. Di sisi lain, mantan penasihat pemerintah Saudi, Nawaf Obaid, menegaskan bahwa permohonan Riyadh ke Washington sejak awal murni berupa koordinasi intelijen, bukan keterlibatan serangan udara Amerika Serikat.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Bayang-Bayang Serangan Balasan

Di tingkat regional, pamor Houthi kian terdongkrak pascaserangkaian serangan mereka terhadap Israel sebagai respons atas agresi di Gaza sejak 7 Oktober lalu. Kepala Kantor Berita Saba yang dikelola Houthi, Nasr al-Din Amer, menegaskan tekanan militer ke wilayah Saudi tidak akan berhenti sebelum blokade ekonomi dan perjalanan di Yaman utara yang telah berlangsung 12 tahun dicabut sepenuhnya.

Kondisi tanpa kompromi tersebut memperbesar potensi benturan langsung. Penasihat risiko Mohammed Al-Basha memperingatkan bahwa Arab Saudi hampir tidak memiliki opsi lain selain menyiapkan respons balasan berskala besar. Sejalan dengan pandangan tersebut, analis geopolitik Saudi Salman Al-Ansari memproyeksikan bahwa serangan balasan dari pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi Saudi hanya tinggal menunggu waktu.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Minyak MentahArab Saudi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap