Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Pada perdagangan tersebut, pemodal asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp326,6 miliar di seluruh pasar.
Secara terperinci, nilai transaksi pembelian saham oleh investor asing tercatat sebesar Rp4,92 triliun. Angka ini berada di bawah nilai transaksi penjualan yang mencapai Rp5,25 triliun, sehingga total nilai transaksi investor asing di bursa saham mencapai Rp10,17 triliun.
Deretan Saham dengan Net Sell Asing Terbesar
Tekanan jual dari pemodal asing terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi emiten yang paling banyak dilepas dengan mencatatkan net sell asing terbesar, yakni mencapai Rp124,6 miliar.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Selain GOTO, saham emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turut dilepas investor asing dengan nilai jual bersih sebesar Rp101,8 miliar. Pelepasan kepemilikan oleh pemodal luar negeri juga melanda saham emiten tambang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang mencatatkan foreign net sell sebesar Rp90 miliar.
Emiten konglomerasi PT Astra International Tbk (ASII) juga tidak luput dari aksi jual investor asing pada perdagangan tersebut, dengan catatan aksi jual bersih mencapai Rp63,7 miliar.
Pergerakan IHSG dan Total Transaksi Pasar
Aksi jual bersih pemodal asing turut mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan Rabu (2/9/2026), IHSG ditutup melemah 4,16 poin atau turun 0,06% ke level 6.595,78.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pada sesi pembukaan perdagangan, indeks komposit sempat mengawali langkah di level 6.625,39. Sepanjang jam perdagangan berlangsung, IHSG bergerak fluktuatif dengan sempat menyentuh level tertinggi hariannya di 6.629,54 serta menyentuh level terendah di posisi 6.561,00 sebelum akhirnya berakhir di zona merah.
Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan total nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp16,80 triliun. Volume transaksi yang diperdagangkan menyentuh 63,13 miliar lembar saham yang terdistribusi dalam frekuensi perdagangan sebanyak 2,44 juta kali transaksi.






