Investor asing membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) senilai Rp124,85 miliar di seluruh pasar pada perdagangan sesi I, Jumat (4/9/2026). Masuknya modal asing tersebut terjadi di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi tipis 7,10 poin atau 0,11% ke posisi 6.660,79 saat jeda siang pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia yang dihimpun Stockbit Sekuritas, total nilai transaksi pelaku pasar nonresiden mencapai Rp4,07 triliun. Angka tersebut terdiri atas aksi beli (foreign buy) sebesar Rp2,10 triliun dan aksi jual (foreign sell) senilai Rp1,97 triliun.
Pada paruh pertama perdagangan hari ini, IHSG sempat dibuka di level 6.695,69 sebelum bergerak fluktuatif dalam rentang 6.637,48 hingga mencapai level tertinggi di 6.704,13. Sebanyak 325 saham tercatat melemah, 266 saham menguat, dan 196 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Mayoritas sektor saham mengalami tekanan jual, dipimpin penurunan pada sektor konsumer, kesehatan, industri, dan teknologi. Sebaliknya, sektor energi berhasil mencatatkan penguatan tertinggi. Penurunan indeks secara umum turut dipicu oleh tekanan harga pada sejumlah emiten berkapitalisasi besar seperti ASII, SRAJ, VKTR, BRMS, dan INDF.
Deretan Saham Pilihan Investor Asing
Di tengah pelemahan IHSG, investor asing memusatkan akumulasi beli pada sejumlah emiten pertambangan dan perbankan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menempati urutan teratas perburuan asing dengan catatan net buy mencapai Rp258,21 miliar.
Berikut daftar saham dengan nilai beli bersih asing terbesar pada sesi I: - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA): Rp258,21 miliar - PT Timah Tbk. (TINS): Rp98,51 miliar - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN): Rp67,48 miliar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): Rp64,11 miliar - PT Petrosea Tbk. (PTRO): Rp24,89 miliar - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI): Rp19,89 miliar
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing
Sebaliknya, distribusi atau aksi jual bersih oleh investor asing paling deras menyasar saham PT Astra International Tbk. (ASII) dengan nilai pelepasan mencapai Rp57,51 miliar.
Beberapa saham lain yang juga menghadapi tekanan jual asing pada sesi pertama meliputi: - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM): Rp38,75 miliar - PT Indomonda Agrotama Tbk. (IATA): Rp31,26 miliar - PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA): Rp22,97 miliar - PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): Rp21,31 miliar - PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS): Rp18,08 miliar






