Sektor perawatan diri dan kebugaran dinilai menyimpan potensi ekonomi yang signifikan seiring pergeseran gaya hidup masyarakat modern. Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa ekspansi usaha salon dan spa mampu memberikan kontribusi riil terhadap penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan wirausaha baru, serta penguatan sektor ekonomi kreatif nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Bamsoet saat menghadiri acara syukuran dan pembukaan awal (soft opening) Sang Dewi Salon & Spa di Kawasan Jalan Hang Lekiu, Kebayoran, Jakarta Selatan. Menurutnya, layanan perawatan tubuh kini bukan lagi sekadar pelengkap gaya hidup, melainkan telah bertransformasi menjadi kebutuhan dasar kebugaran masyarakat di kawasan perkotaan.
Penopang Pertumbuhan Industri Kosmetik Lokal
Optimisme terhadap bisnis perawatan diri ini turut ditopang oleh tren positif pada industri kecantikan nasional. Merujuk data Kementerian Perindustrian, jumlah industri kosmetik di dalam negeri tercatat bertambah dari 1.292 unit usaha pada tahun 2024 menjadi lebih dari 1.500 unit usaha pada akhir tahun 2025.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Struktur industri ini didominasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah (IKM), dengan porsi mencapai sekitar 90 persen. Dari sisi perdagangan internasional, kinerja ekspor kosmetik Indonesia juga menunjukkan kenaikan terukur, bergerak dari kisaran US$417 juta pada 2024 menjadi US$473,8 juta pada 2025.
Serapan Tenaga Kerja dan Kolaborasi Lintas Sektor
Pengembangan gerai salon dan spa secara langsung menggerakkan rantai pasok tenaga kerja dengan beragam latar belakang keahlian. Operasional harian unit usaha ini membuka serapan kerja bagi penata rambut (hair stylist), ahli kecantikan (beautician), terapis spa, hingga tenaga manajerial seperti staf administrasi dan divisi pemasaran.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain menyerap tenaga kerja terampil, ekosistem perawatan diri juga membuka ruang kemitraan bagi rantai pasok lokal. Unit usaha salon dan spa dapat berkolaborasi langsung dengan produsen kosmetik dalam negeri, pemasok bahan baku perawatan tubuh, pelaku UMKM, hingga kreator konten digital untuk mendukung pemasaran produk dan jasa.






