Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi dibuka kembali pada Selasa dini hari setelah sempat ditutup akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Pengelola bandara, InJourney, mengumumkan pemulihan layanan penerbangan ini melalui pengumuman resmi di akun Instagram Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam keterangannya, InJourney menyatakan aktivitas penerbangan kembali dilayani menyusul evaluasi atas kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini. Seluruh pengguna jasa diimbau untuk memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara. Untuk pembaruan informasi kebandarudaraan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.
Pemulihan Operasional di Tiga Bandara
Selain Bandara Soekarno-Hatta, dua bandara lain di wilayah barat Pulau Jawa juga telah kembali dibuka. Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung yang sebelumnya turut terdampak abu vulkanik kini sudah kembali beroperasi melayani penerbangan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama mengonfirmasi bahwa ketiga bandara terdampak tersebut telah dapat menyelenggarakan kegiatan penerbangan kembali. Seluruh aktivitas disesuaikan dengan kondisi operasional di lapangan serta ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.
Evaluasi Penutupan Sementara
Sebelum dibuka pada Selasa dini hari, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa operasional Bandara Soekarno-Hatta sempat diperpanjang penutupannya hingga Senin (7/9) pukul 23.59 WIB. Perpanjangan penutupan sementara hingga tengah malam tersebut berlaku untuk tujuh bandara demi menjaga keselamatan penerbangan, meskipun hasil paper test abu vulkanik di Bandara Soetta menunjukkan hasil negatif.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Keputusan perpanjangan penutupan tersebut diambil berdasarkan evaluasi berkala dan pantauan data cuaca dari BMKG. Berdasarkan informasi BMKG saat itu, arah angin terpantau bergerak menuju barat daya dengan kecepatan 10 knot. Begitu masa penutupan berakhir pada pukul 23.59 WIB dan parameter keselamatan terpenuhi, operasional bandara dipulihkan kembali memasuki Selasa dini hari.






