bank bjb berhasil meraih dua penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada ajang Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional 2026. Penyerahan apresiasi tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi pada Jumat (28/8/2026), bertepatan dengan momentum Puncak Hari Indonesia Menabung dan rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026.
Dalam gelaran tersebut, bank bjb menerima penghargaan untuk kategori Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta kategori Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif. Peringatan Hari Indonesia Menabung tahun ini mengangkat tema "Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan", dengan menempatkan pelajar Sekolah Rakyat sebagai salah satu sasaran prioritas.
Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna menyampaikan bahwa penghargaan dari regulator ini menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan, khususnya kepada generasi muda di berbagai daerah.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebelum puncak penganugerahan, bank bjb telah menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan serentak di 81 sekolah di seluruh Indonesia pada Rabu (26/8/2026). Inisiatif ini dijalankan guna memperkuat pemahaman pengelolaan keuangan sejak bangku sekolah.
Sebagai bagian dari rangkaian acara di tingkat regional Jawa Barat, salah satu agenda edukasi serentak dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung鈥揝oreang. Kegiatan di lokasi ini diikuti oleh 608 peserta yang mencakup siswa, guru, dan karyawan sekolah. Di samping sesi pemaparan materi, bank bjb melepas unit mobil layanan perbankan yang bergerak menuju SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang untuk menghadirkan edukasi sekaligus mendekatkan fasilitas transaksi kepada para siswa.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Corporate Secretary bank bjb Irwan Riswandi menjelaskan bahwa pelaksanaan edukasi terpadu secara serentak di puluhan sekolah merupakan wujud langkah konkret perseroan dalam mempercepat perluasan jangkauan literasi dan inklusi keuangan nasional.
Pada hari yang sama, agenda edukasi juga berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sumedang dengan melibatkan 150 peserta yang terdiri atas siswa dan guru. Acara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pembukaan Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel). Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Kepala SRT 1 Sumedang Cece Enjang Kartiwa S.Pd, M.M bersama Pemimpin Kantor Cabang Sumedang bank bjb Asep Gunawan guna mendorong budaya menabung aktif di kalangan pelajar.






