tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Bank Kasikorn Indonesia Siapkan Aksi Rights Issue untuk Perkuat Modal dan Kredit

Retno PurwantoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 12.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Kasikorn Indonesia Siapkan Aksi Rights Issue untuk Perkuat Modal dan Kredit
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. (BMAS) secara resmi mengumumkan rencana untuk menggelar aksi korporasi penting di pasar modal. Emiten perbankan yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. ini berencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV, atau yang lebih populer dikenal dengan istilah rights issue. Dalam aksi korporasi ini, perseroan memproyeksikan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,87 miliar lembar saham baru. Jumlah saham baru yang diusulkan tersebut setara dengan sebanyak-banyaknya 15,88 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini.

Langkah strategis melalui skema rights issue ini dirancang dengan tujuan utama untuk memperkuat struktur permodalan internal PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. Selain memperkokoh fondasi keuangan perseroan, aksi korporasi ini juga diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masuknya investor-investor baru yang ingin menanamkan modalnya. Seluruh dana bersih yang berhasil dihimpun dari hasil pelaksanaan rights issue ini, setelah dikurangi dengan seluruh biaya emisi yang timbul, akan dialokasikan sepenuhnya oleh manajemen sebagai modal kerja. Modal kerja tersebut nantinya akan digunakan secara khusus untuk mendukung dan meningkatkan penyaluran kredit yang dijalankan oleh perseroan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance
Baca Juga

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Setiap saham baru yang akan ditawarkan dalam PMHMETD IV ini direncanakan memiliki nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham. Manajemen perseroan memastikan bahwa seluruh saham baru yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Di samping itu, saham baru tersebut dipastikan akan membawa hak-hak yang sepenuhnya sama dengan saham-saham lama milik perseroan yang saat ini telah beredar luas di publik. Hak-hak yang setara tersebut mencakup juga hak untuk menerima pembagian dividen di masa mendatang, sehingga tidak ada perbedaan perlakuan antara pemegang saham lama dan pemegang saham baru.

Meskipun rencana ini telah diumumkan, manajemen PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. menyatakan bahwa harga pelaksanaan atau eksekusi dari rights issue ini masih belum ditentukan. Begitu pula dengan jumlah final dari saham baru yang akan diterbitkan, saat ini statusnya masih belum ditetapkan secara pasti. Pihak perseroan menjelaskan bahwa informasi mendetail mengenai harga pelaksanaan serta jumlah final saham baru tersebut akan diungkapkan secara transparan kepada publik melalui dokumen prospektus. Prospektus tersebut akan diterbitkan dan disebarluaskan setelah seluruh persyaratan yang diwajibkan telah dipenuhi dengan lengkap oleh perseroan.

Baca Juga

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Agar rencana rights issue ini dapat terlaksana dengan lancar, perseroan terlebih dahulu harus melewati beberapa tahapan persetujuan dan proses regulasi yang ketat. Agenda terdekat perseroan adalah meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 27 Agustus 2026. Selain harus mengantongi restu dari para pemegang saham dalam RUPSLB, pelaksanaan rights issue ini juga baru dapat direalisasikan setelah perseroan menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta berhasil mendapatkan pernyataan efektif dari regulator keuangan tersebut. Setelah seluruh persetujuan dari RUPSLB diperoleh, perseroan memiliki batas waktu untuk mengeksekusi rights issue ini paling lambat 12 bulan sejak tanggal persetujuan rapat tersebut didapatkan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaOtoritas Jasa KeuanganRights IssueBank KasikornBMAS

Berita Terbaru Lainnya

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca EkstremHarga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak TransaksinyaEkosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSIOJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis KreditUnilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATIPanduan Memenuhi Saldo Minimal Nasabah Prioritas BRI, Mandiri, dan BNI per Agustus 2026Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru di YouTube Adalah HoaksTudingan Hambat Program Makan Bergizi Gratis Dibantah, Pemprov Bali Siapkan Lahan Fasilitas Gizi

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap