PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. (BMAS) secara resmi mengumumkan rencana untuk menggelar aksi korporasi penting di pasar modal. Emiten perbankan yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. ini berencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV, atau yang lebih populer dikenal dengan istilah rights issue. Dalam aksi korporasi ini, perseroan memproyeksikan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,87 miliar lembar saham baru. Jumlah saham baru yang diusulkan tersebut setara dengan sebanyak-banyaknya 15,88 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini.
Langkah strategis melalui skema rights issue ini dirancang dengan tujuan utama untuk memperkuat struktur permodalan internal PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. Selain memperkokoh fondasi keuangan perseroan, aksi korporasi ini juga diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masuknya investor-investor baru yang ingin menanamkan modalnya. Seluruh dana bersih yang berhasil dihimpun dari hasil pelaksanaan rights issue ini, setelah dikurangi dengan seluruh biaya emisi yang timbul, akan dialokasikan sepenuhnya oleh manajemen sebagai modal kerja. Modal kerja tersebut nantinya akan digunakan secara khusus untuk mendukung dan meningkatkan penyaluran kredit yang dijalankan oleh perseroan.








