PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk atau MSIG Life membukukan total pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia senilai Rp545 miliar sepanjang periode Semester I 2026. Angka pembayaran klaim tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan dari pihak perusahaan asuransi jiwa dalam memenuhi kewajiban serta memberikan perlindungan finansial bagi para nasabah di tengah berbagai risiko kehidupan yang terjadi.
Berdasarkan rincian data klaim yang dibayarkan oleh perseroan selama enam bulan pertama tahun 2026, porsi terbesar berasal dari segmen kesehatan. Tercatat sebanyak Rp433,4 miliar dialokasikan untuk memenuhi klaim kesehatan nasabah. Sementara itu, untuk pembayaran manfaat klaim meninggal dunia, MSIG Life membukukan realisasi nilai sebesar Rp111,8 miliar.
Dari penelusuran lebih mendalam terhadap data klaim nasabah individu, yaitu para nasabah yang memegang polis atas nama perorangan, terungkap bahwa sebanyak 55 persen dari total klaim meninggal dunia terjadi pada kelompok usia produktif, yakni pada rentang usia 25 hingga 59 tahun. Rincian sebaran usia tersebut mencatat bahwa sebesar 2 persen klaim meninggal dunia terjadi pada kelompok usia di bawah 25 tahun, dan sebesar 13 persen tercatat pada kelompok usia 25 hingga 44 tahun. Selanjutnya, kelompok usia 45 hingga 59 tahun menyumbang porsi sebesar 42 persen, sedangkan sisanya sebesar 43 persen klaim meninggal dunia berasal dari kelompok usia 60 tahun ke atas.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Di tengah realisasi pemenuhan klaim kepada para pemegang polis, tingkat kesehatan finansial dan solvabilitas MSIG Life tetap terjaga dengan sangat kokoh. Hal ini tercermin dari rasio Risk Based Capital (RBC) perseroan yang berada pada level 1.382 persen. Angka rasio kecukupan modal tersebut berada jauh di atas ketentuan minimum yang disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu sebesar 120 persen.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per Juni 2026, MSIG Life juga berhasil mencatatkan kinerja pendapatan yang positif. Perusahaan mencatat perolehan jumlah pendapatan premi neto sebesar Rp1,78 triliun dan membukukan hasil investasi senilai Rp80,47 miliar. Dengan capaian dari pendapatan premi dan investasi tersebut, total pendapatan yang diraih oleh MSIG Life per Juni 2026 berhasil menyentuh nilai sebesar Rp2,02 triliun.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Capaian kinerja yang dibukukan oleh MSIG Life ini sejalan dengan perkembangan positif pada industri asuransi jiwa secara keseluruhan. Mengacu pada data yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), premi asuransi jiwa di tingkat industri berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,40 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, total akumulasi nilai premi asuransi jiwa nasional mencapai Rp94,83 triliun.






