Stasiun KRL Karet resmi menghentikan seluruh layanan naik dan turun penumpang mulai Selasa, 1 September 2026. Penutupan permanen ini menandai berakhirnya operasional stasiun pemberhentian di jalur Manggarai tersebut, dengan seluruh alur perjalanan dialihkan ke Stasiun BNI City (Sudirman Baru).
Pada hari terakhir operasionalnya, Senin (31/8/2026), aktivitas di peron Stasiun Karet tetap berlangsung normal. Kereta Commuter Line masih melayani penumpang dengan interval kedatangan sekitar lima menit sekali sebelum pintu stasiun ditutup penuh untuk jadwal perjalanan berikutnya.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pengalihan Akses Penumpang ke Stasiun BNI City
Seiring dengan penutupan ini, para pengguna KRL yang biasa beraktivitas di area Karet kini harus berpindah ke Stasiun BNI City. Pengguna dapat melintasi jalur penghubung berupa selasar khusus yang berada tepat di samping bangunan Stasiun Karet untuk menjangkau stasiun pengganti tersebut.
Perubahan rute pejalan kaki ini memicu respons dari sejumlah pengguna harian Commuter Line. Rido, salah satu pekerja di area Karet-Thamrin City, mengungkapkan bahwa pengalihan titik naik-turun kereta membuat jarak jalan kaki dari dan menuju tempat kerja menjadi lebih jauh dibandingkan sebelumnya.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

KAI Commuter menjelaskan bahwa integrasi operasional ke Stasiun BNI City dilakukan sebagai langkah peningkatan kualitas layanan Commuter Line Jabodetabek. Penataan kawasan ini difokuskan pada perbaikan alur pergerakan penumpang, penguatan standar keselamatan operasi perkeretaapian, serta optimalisasi aksesibilitas di kawasan transit sekitar stasiun.






