tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Perbankan

Biayai Program Kopdes, BNI Optimis Risiko Kredit Macet Relatif Rendah

Lidya RumbayanDiterbitkan 10 Sep 2026 - 01.40 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Biayai Program Kopdes, BNI Optimis Risiko Kredit Macet Relatif Rendah
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memastikan potensi risiko kredit macet dari pembiayaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berada pada tingkatan yang relatif rendah. Kepastian minimnya risiko pembiayaan tersebut didasari oleh skema pengembalian proyek yang dananya bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam pelaksanaan proyek ini, BNI bersama bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berpartisipasi aktif menyalurkan pembiayaan kredit untuk program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang digarap pemerintah melalui Agrinas.

Mengenai beban bunga pinjaman, suku bunga kredit yang disepakati untuk program KDMP ditetapkan sebesar 6 persen. Tingkat suku bunga pembiayaan ini berada di bawah rata-rata suku bunga kredit komersial BNI yang umumnya berada pada kisaran 7 persen.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kinerja Penyaluran Kredit dan Keuangan Semester I-2026

Keterlibatan dalam pembiayaan program tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi intermediasi perseroan yang terus mencatatkan pertumbuhan. Penyaluran kredit BNI telah mencapai Rp969 triliun hingga akhir semester I-2026. Portofolio kredit tersebut membukukan pertumbuhan sebesar 24 persen secara tahunan, yang disalurkan secara merata ke berbagai segmen pembiayaan mulai dari korporasi, menengah, UMKM, hingga konsumer.

Kinerja penyaluran kredit yang solid turut mengantarkan perseroan membukukan laba inti atau Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) tertinggi dalam lima tahun terakhir pada semester I-2026. Capaian PPOP ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) sebesar 14,2 persen secara tahunan menjadi Rp22 triliun.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Selain NII, pendapatan berbasis komisi atau fee-based income BNI juga naik 14,2 persen secara tahunan menjadi Rp9 triliun. Kenaikan pos pendapatan komisi ini didorong oleh pertumbuhan aktivitas transaksi pada layanan perbankan retail banking maupun business banking.

Secara keseluruhan pada sisi bottom line, BNI berhasil membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp10,8 triliun hingga akhir semester I-2026. Realisasi laba bersih tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,94 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BBNIBNIKoperasi Desa Merah Putihkredit perbankan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap