tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

BMKG Duga Dentuman di Bandung karena Fenomena Skyquake

Wulan WijayaDiterbitkan 5 Sep 2026 - 15.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BMKG Duga Dentuman di Bandung karena Fenomena Skyquake
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Suara dentuman misterius yang terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari memicu tanda tanya publik. Menanggapi keresahan warga, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi suara keras tanpa sumber visual jelas tersebut sebagai indikasi fenomena skyquake atau dentuman langit.

Kecurigaan awal masyarakat sempat mengarah pada pergerakan sesar aktif maupun gangguan cuaca ekstrem di sekitar Jawa Barat. Namun, hasil analisis instrumen geofisika menunjukkan anomali yang berlawanan: kondisi lingkungan di Bandung Raya justru terpantau tenang saat suara tersebut mengguncang keheningan malam.

Hasil Pemeriksaan Seismik dan Cuaca Lokal

Untuk melacak pemicu suara, BMKG memeriksa data rekaman kegempaan, sebaran petir, kondisi atmosfer, hingga variasi magnet bumi. Hasil pemantauan seismograf memastikan tidak ada aktivitas gempa bumi yang signifikan di wilayah Bandung Raya pada rentang waktu kejadian.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sensor BMKG juga tidak mendeteksi pergerakan yang berkembang pada jalur Sesar Lembang pada jam-jam yang dicurigai. Di sisi meteorologi, pantauan citra satelit Himawari memperlihatkan tidak adanya kumpulan awan konvektif tebal, sejalan dengan kondisi cuaca Bandung Raya dan Jawa Barat yang secara umum terpantau cerah dengan aktivitas petir lokal yang sangat minim.

Kontras dengan Aktivitas Vulkanik Krakatau

Pada waktu yang bersamaan dengan laporan dentuman di Bandung, BMKG mencatat adanya aktivitas vulkanik di sekitar Gunung Anak Krakatau yang disertai konsentrasi badai petir (thunderstorm) sangat dominan. Kendati demikian, dentuman tersebut dinilai janggal jika bersumber langsung dari erupsi vulkanik Selat Sunda.

Warga di wilayah Banten, Jakarta, hingga Bogor tidak melaporkan mendengar dentuman serupa pada waktu bersamaan. Padahal, posisi geografis wilayah-wilayah tersebut jauh lebih dekat dengan Gunung Anak Krakatau dibandingkan Bandung Raya. Peristiwa dentuman atmosfer semacam ini sebelumnya juga pernah dilaporkan terjadi di kawasan Bogor pada April 2020.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Hipotesis Pelepasan Gas Metana Danau Purba

Mengingat nihilnya korelasi dengan aktivitas seismik darat maupun cuaca lokal, BMKG merujuk pada literatur ilmiah terkait fenomena skyquake. Salah satu penjelasan teoritis menyebutkan bahwa dentuman langit dapat dipicu oleh dinamika pelepasan gas metana dari bawah permukaan tanah.

Secara geologis, kawasan Kota Bandung dan sekitarnya berdiri di atas endapan cekungan Danau Purba (Danau Bandung). Aktivitas gas alam yang terperangkap di lapisan sedimen purba tersebut berpotensi memicu resonansi suara di lapisan udara saat terlepas, meski pembuktian pastinya masih memerlukan kajian ilmiah lanjutan.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap