tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

BMKG Lanjutkan OMC sampai Abu Anak Krakatau Tak Ganggu Bandara-Masyarakat

Sri NugrohoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 09.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BMKG Lanjutkan OMC sampai Abu Anak Krakatau Tak Ganggu Bandara-Masyarakat
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Operasi penerbangan dan aktivitas warga di wilayah Jabodetabek hingga Banten diupayakan tetap terlindungi dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan terus berjalan sampai sebaran abu tersebut tidak lagi menjadi ancaman bagi bandar udara maupun keselamatan masyarakat.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menyampaikan bahwa misi modifikasi cuaca tersebut telah dimulai sejak Senin (7/9/2026). Operasi mitigasi sebaran abu vulkanik ini dirancang melalui dua posko utama, yakni Pangkalan Udara TNI AD (Lanumad) Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan.

Pada tahap awal operasi, pesawat penyemai baru diberangkatkan dari posko Lanumad Ahmad Yani Semarang. Posko Bandara Pondok Cabe saat itu masih berada dalam status siaga (standby) menyusul terbitnya Notice to Airmen (NOTAM) yang menutup operasional landasan bandara setempat.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kendati sempat ditutup, hasil pengujian sampel permukaan (paper test) terhadap keberadaan abu vulkanik menunjukkan hasil negatif di Bandara Pondok Cabe, Bandara Soekarno-Hatta, dan Bandara Halim Perdanakusuma. Begitu NOTAM Bandara Pondok Cabe resmi dibuka kembali, posko tersebut langsung difungsikan untuk menjangkau target operasi di Jawa bagian barat, khususnya Banten dan Jabodetabek.

Penyesuaian Wilayah Prioritas dan Jalur Penerbangan

Kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat bagian barat menjadi fokus utama penyemaian awan guna menekan pergerakan partikel debu vulkanik di udara padat lalu lintas. Berdasarkan analisis sebaran abu pada Senin pagi, intervensi cuaca diarahkan pada area di sebelah timur zona merah. Langkah ini diambil untuk memastikan pesawat modifikasi tidak menerobos koridor berbahaya yang pekat partikel abu.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pergerakan angin pada Senin sore terpantau menggeser konsentrasi abu vulkanik ke arah barat. Perubahan dinamika atmosfer ini berpotensi memperluas radius kerja OMC hingga ke wilayah Lampung, menyesuaikan perkembangan ruang udara dan keselamatan operasional armada.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGbnpb

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap