tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

BMKG Prakirakan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia

Ance ManoppoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 07.03 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BMKG Prakirakan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Berdasarkan data pemantauan pada Selasa, 8 September 2026, pukul 04.00 WIB, pergerakan abu vulkanik tersebut terpantau terus menjauhi area daratan Indonesia.

Pantauan Citra Satelit dan Arah Sebaran Abu

Prakiraan sebaran debu vulkanik tersebut disusun berdasarkan integrasi data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, serta analisis citra satelit RGB Himawari-9. Dari hasil analisis pada 8 September 2026 pukul 04.00 WIB, sebaran partikel debu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi membentang dari lapisan permukaan hingga ketinggian 6.000 kaki (ft) atau setara 1,8 kilometer.

Secara visual dan spasial, pergerakan material abu vulkanik tersebut teramati mengarah ke Selatan-Barat Daya. Jalur sebaran material abu terpantau mencakup kawasan Samudera Hindia di sebelah barat laut Banten. Pada pengamatan kondisi terkini, BMKG juga mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik bergerak menjauhi area puncak Gunung Anak Krakatau menuju ke arah perairan terbuka.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dampak Abu Vulkanik dan Imbauan BMKG

Meskipun arah sebaran debu vulkanik bergerak menjauhi daratan Indonesia, BMKG menyampaikan bahwa keberadaan abu vulkanik di udara masih membawa dampak lingkungan dan keselamatan. Paparan material abu vulkanik dapat menyebabkan penurunan kualitas udara serta menurunkan jarak pandang (visibility).

Selain berdampak pada kondisi atmosfer permukaan, konsentrasi abu vulkanik pada ketinggian tertentu berpotensi mengganggu operasional dan aktivitas penerbangan. Partikel abu yang melayang di udara dapat membahayakan keselamatan transportasi udara di jalur perlintasan yang terdampak.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Menyikapi perkembangan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi yang disediakan BMKG, PVMBG, dan instansi terkait. Masyarakat serta pihak berwenang juga diminta untuk terus memantau dan memperhatikan kondisi kualitas udara serta jarak pandang guna mengantisipasi potensi risiko yang ditimbulkan.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGPVMBG

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap