tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

BNPB Ungkap Situasi Karhutla di Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat

Retno PurwantoDiterbitkan 4 Sep 2026 - 20.01 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Ungkap Situasi Karhutla di Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mencakup enam provinsi prioritas serta satu provinsi tambahan, yaitu Papua Barat. Satuan Tugas (Satgas) di berbagai daerah terus mengintensifkan pemadaman darat dan pemantauan udara di tengah tantangan cuaca kering.

Sebaran Titik Api dan Kondisi Udara di Kalimantan

Berdasarkan data yang dipaparkan Berton Panjaitan dari BNPB, Kalimantan Tengah mencatatkan jumlah titik api terbanyak, yakni 70 titik dengan total lahan terbakar mencapai 225 hektare. Dari luasan tersebut, tim di lapangan berhasil memadamkan 197 hektare. Dampak asap kebakaran menyebabkan kualitas udara di Kalteng berada pada kategori tidak sehat dengan jarak pandang tersisa 2,5 kilometer.

Di Kalimantan Barat, satelit memantau 61 titik api dengan area terbakar melebihi 802 hektare. Petugas telah memadamkan lebih dari 432 hektare lahan, namun pekatnya asap membuat kualitas udara Kalbar menembus level berbahaya dengan jarak pandang berada di bawah 1 kilometer.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Adapun di Kalimantan Selatan, terdata 56 titik api yang menghanguskan 305 hektare lahan, dengan 112 hektare lebih berhasil dipadamkan. Satgas Kalsel menerapkan metode khusus menggunakan drone thermal guna mendeteksi bara api di bawah permukaan tanah gambut, dilanjutkan dengan injeksi surfaktan agar lapisan tanah tetap basah. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalsel dilaporkan belum dapat dijalankan akibat ketiadaan bibit awan hujan di atmosfer.

Penanganan Karhutla di Sumatera dan Papua Barat

Untuk wilayah Pulau Sumatera, karhutla masih terpantau aktif di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Riau mencatat 30 titik api dengan area terbakar 172 hektare dan 42 hektare berhasil dipadamkan. Jambi mendeteksi 20 titik api dengan lahan terbakar 47 hektare, di mana 37 hektare telah padam, meski kualitas udara dilaporkan tidak sehat dengan jarak pandang 6 kilometer.

Sementara itu, Sumatera Selatan mencatatkan 26 titik api dengan luasan terbakar lebih dari 171 hektare, dan 56,8 hektare di antaranya telah dipadamkan. Jarak pandang di Sumsel berada di bawah 7 kilometer dengan kualitas udara rentang sedang hingga tidak sehat. Pelaksanaan modifikasi cuaca di Sumsel juga terancam tertunda karena minimnya potensi bibit awan berdasarkan analisis BMKG.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain di Sumatera dan Kalimantan, penanganan karhutla juga dilakukan di Papua Barat. Wilayah ini mencatat 18 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 223 hektare, sedangkan area yang berhasil dipadamkan baru mencapai 15 hektare.

BNPB mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat penegakan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2026. Regulasi ini secara tegas melarang pembukaan lahan dengan cara membakar guna mencegah meluasnya titik api di tengah risiko kekeringan.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGkarhutlabencana alambnpb

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap