tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

Bos BEI Jelaskan Pengaruh Karhutla Kalimantan terhadap Pasokan Bursa Karbon

Sri NugrohoDiterbitkan 29 Agu 2026 - 03.43 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos BEI Jelaskan Pengaruh Karhutla Kalimantan terhadap Pasokan Bursa Karbon
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan berpotensi memengaruhi ketersediaan unit karbon yang dapat diperdagangkan di bursa karbon untuk periode mendatang. Meski demikian, aktivitas perdagangan di bursa karbon saat ini dipastikan masih berjalan normal tanpa gangguan yang berarti.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik memberikan penjelasan mengenai mekanisme pasar karbon dan bagaimana dampak kebakaran hutan dinilai secara resmi di pasar modal Indonesia.

Mengapa Karhutla Berpotensi Mengganggu Ketersediaan Unit Karbon Mendatang?

Insiden kebakaran hutan dan lahan di beberapa kawasan Kalimantan dapat memengaruhi pasokan unit karbon baru yang akan didaftarkan ke bursa. Hal ini terjadi karena proyek-proyek penurunan emisi atau kawasan penyerap karbon yang terdampak kebakaran dapat mengalami penurunan potensi produksi unit karbon untuk periode selanjutnya.

Kendati potensi gangguan tersebut ada pada pasokan masa depan, dampak riil terhadap unit karbon tidak ditentukan secara sepihak oleh pelaku pasar atau bursa. Pengukuran dan penilaian atas dampak dari insiden karhutla tersebut akan dilakukan secara resmi oleh lembaga yang memiliki kewenangan.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Bagaimana Mekanisme Vintage Menjaga Stabilitas Perdagangan Saat Ini?

Jeffrey Hendrik menerangkan bahwa aktivitas perdagangan di bursa karbon belum mencatat dampak signifikan dari kejadian karhutla di Kalimantan hingga akhir Agustus 2026. Kondisi ini didukung oleh karakteristik operasional perdagangan karbon di pasar modal yang menggunakan mekanisme vintage.

Dalam mekanisme vintage, unit karbon yang diperjualbelikan merupakan hasil penyerapan emisi yang telah diverifikasi dari periode tertentu sebelumnya. Dengan demikian, unit karbon yang saat ini tersedia dan aktif ditransaksikan di bursa tidak langsung terganggu oleh peristiwa karhutla yang terjadi saat ini.

Bagaimana Peran BEI dan Keterhubungannya dengan SRUK?

Dalam struktur ekosistem perdagangan emisi nasional, Bursa Efek Indonesia (BEI) memegang peran khusus untuk melayani transaksi karbon di pasar sekunder. Melalui peran ini, BEI memfasilitasi transaksi jual dan beli unit karbon yang telah terdaftar secara sah.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Untuk menjamin transparansi, keabsahan, dan tata kelola unit karbon yang diperdagangkan, sistem perdagangan karbon di BEI telah terintegrasi secara langsung dengan pemerintah melalui Sistem Registri Unit Karbon (SRUK). Integrasi ini memastikan pencatatan dan kepemilikan unit karbon tercatat secara teratur dan selaras dengan data pemerintah.

Berapa Realisasi Transaksi dan Partisipasi di Bursa Karbon Saat Ini?

Perdagangan karbon di pasar modal Indonesia terus mencatat perkembangan aktivitas transaksi dari para pelaku usaha dan pemilik proyek. Hingga saat ini, bursa karbon telah membukukan beberapa capaian operasional:

  • Volume perdagangan karbon di bursa telah mencapai 1,9 juta ton CO2e.
  • Akumulasi nilai transaksi perdagangan karbon mencapai Rp93,8 miliar.
  • Sebanyak 10 proyek karbon telah tercatat secara resmi di bursa karbon.
  • Jumlah partisipan telah mencapai 159 entitas pengguna jasa yang terdaftar di bursa.

Dengan sistem yang terhubung ke SRUK serta pengawasan dari lembaga berwenang, BEI terus menjalankan fungsinya dalam menyediakan fasilitas pasar sekunder bagi para pengguna jasa bursa karbon.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaBursa Karbon

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap