tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Global

Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik

Wahyu SuryaniDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.27 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengejutkan pasar keuangan global setelah memberi sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat masih memandang ancaman inflasi sebagai persoalan serius. Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, Warsh mengindikasikan The Fed kemungkinan masih perlu berusaha lebih keras guna memastikan laju inflasi benar-benar terkendali.

Pernyataan bernada hawkish tersebut seketika mengubah ekspektasi pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter AS. Data kontrak berjangka suku bunga CME Group menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan The Fed berikutnya melonjak menjadi sekitar 58%. Peluang tersebut naik tajam dibandingkan posisi Kamis (27/8/2026) yang berada di kisaran 35%.

Sinyal potensi pengetatan moneter lanjutan ini memicu aksi jual di bursa saham Wall Street. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi kurang dari 0,1%, S&P 500 melemah 0,2%, dan Nasdaq Composite terpangkas 0,5%. Tekanan lebih berat melanda saham-saham berkapitalisasi kecil dan sektor riil, tercermin dari pelemahan indeks Russell 2000 sebesar 1,4% serta penurunan sektor industri S&P 500 sebesar 1%.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Di sisi lain, sentimen pasar saham tertahan dari koreksi yang lebih dalam berkat kinerja keuangan Nvidia yang meredakan kecemasan seputar permintaan cip kecerdasan buatan (AI). Pergerakan tersebut menjaga indeks S&P 500 tetap berada di kisaran 1% di bawah rekor tertinggi sepanjang masanya.

Di pasar surat utang, pernyataan The Fed turut mengerek imbal hasil (yield) Treasury AS. Yield obligasi 10 tahun naik ke level 4,721% pada penutupan perdagangan Jumat (28/8/2026), meningkat dari 4,671% pada hari sebelumnya.

Pergerakan yield terjadi di tengah respons pemerintah AS mengelola volatilitas pasar utang. Setelah rapat The Fed pada Juli lalu ketika yield Treasury 30 tahun sempat menembus 5,3%鈥攍evel tertinggi sejak 2007鈥擠epartemen Keuangan AS mengumumkan rencana penggandaan pembelian kembali (buyback) obligasi jangka panjang.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan program buyback dirancang untuk menekan yield jangka panjang yang dinilai tidak mencerminkan fundamental ekonomi. Program ini berhasil menurunkan yield Treasury 30 tahun ke 5,207% pada Jumat (28/8/2026), turun dari 5,266% sebelum pengumuman intervensi fiskal tersebut.

Pelaku pasar kini menanti rilis data ekonomi AS terbaru menjelang rapat penentuan suku bunga The Fed berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

the fedsuku bungaKevin Warsh

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap