tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif

Wahyu SuryaniDiterbitkan 16 Sep 2026 - 13.09 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Peta persaingan industri otomotif kini tidak lagi hanya bertumpu pada adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Bank DBS Indonesia mencatat ada tiga tren besar yang tengah mendefinisikan ulang daya saing industri otomotif global dan nasional, yaitu elektrifikasi kendaraan, lokalisasi rantai pasok, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), data, dan teknologi.

Direktur Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia, Antonius Sehonamin, menjelaskan bahwa dinamika pasar saat ini menuntut industri otomotif beradaptasi dengan faktor-faktor penentu baru. Kapasitas volume produksi semata tidak lagi menjamin keunggulan sebuah perusahaan jika tidak diimbangi oleh efisiensi operasional, produktivitas ekonomi, tingkat utilisasi, serta keterjangkauan harga (affordability).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara bertajuk Building a Resilient Automotive Ecosystem Beyond EV Amid Global Supply Chain Shift yang diselenggarakan atas kerja sama CNBC Indonesia dan DBS.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Pergeseran Rantai Pasok ke Model Just-in-Scale

Salah satu perubahan mendasar yang disorot DBS adalah pergeseran strategi manajemen logistik. Pelaku industri otomotif mulai beralih dari pendekatan tradisional just-in-time menuju konsep just-in-scale. Pendekatan baru ini dinilai lebih antisipatif dalam membangun ketahanan rantai pasok, ketersediaan inventaris, dan kapasitas manufaktur lokal di tengah ketidakpastian rantai pasok global.

Dalam lanskap domestik, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk membangun ekosistem otomotif terintegrasi (end-to-end value ecosystem). Keunggulan sumber daya alam di sektor hulu, khususnya pasokan nikel dan tembaga, menjadi modal utama untuk mendorong hilirisasi industri manufaktur kendaraan di dalam negeri.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Untuk merealisasikan ekosistem yang tangguh dari hulu ke hilir, DBS menekankan pentingnya tiga pilar utama: komitmen investasi, penguatan kapabilitas teknologi, dan pengembangan kolaborasi ekosistem secara berkelanjutan. Integrasi ini mencakup keseluruhan rantai bisnis mulai dari pengolahan bahan mentah hulu, produsen kendaraan (original equipment manufacturer/OEM), hingga jaringan distributor dan diler.

Melalui keunggulan konektivitas regional, sektor perbankan turut memfasilitasi transaksi lintas negara dan pembiayaan rantai pasok terintegrasi guna mendukung daya saing para pelaku industri otomotif nasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

rantai pasokindustri otomotifKendaraan ListrikBank DBS Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap