Perum BULOG bersama pemerintah mempercepat penyaluran program Bantuan Pangan beras ke berbagai wilayah Indonesia timur, dengan fokus utama di wilayah Tanah Papua dan Maluku. Langkah percepatan distribusi ini ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani di Sorong dan Ambon.
Bantuan Pangan yang didistribusikan mencakup alokasi periode Juli鈥揝eptember 2026. Guna meningkatkan efisiensi distribusi ke daerah kepulauan dan pelosok, beras disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram kepada setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP), yang mencakup jatah 10 kilogram per bulan selama tiga bulan.
Rincian Alokasi Beras di Wilayah Papua
Untuk enam provinsi di Tanah Papua, program Bantuan Pangan mencakup kuota 845.425 PBP dengan total volume beras mencapai 25.362.750 kilogram. Penyaluran diarahkan langsung ke sentra-sentra komunitas lokal melalui koordinasi terpadu.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Di tingkat daerah, Provinsi Papua Barat Daya memperoleh alokasi sebanyak 2.500.260 kilogram beras yang menjangkau 83.342 PBP di lima kabupaten dan satu kota. Dari jumlah tersebut, Kota Sorong mencatat alokasi 1.060.440 kilogram untuk 35.348 PBP yang tersebar di 10 distrik dan 41 kelurahan, termasuk Kelurahan Malabutor yang menyalurkan 55.830 kilogram beras kepada 1.861 PBP.
Penyaluran di Maluku Capai 60 Persen
Di Provinsi Maluku, total beras yang dialokasikan pada periode Juli鈥揝eptember 2026 mencapai 7.977.000 kilogram atau 7.977 ton untuk 265.900 PBP. Tingkat realisasi distribusi di wilayah Maluku telah mencapai sekitar 60 persen, sementara sisa kuota terus dikebut pengirimannya.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Distribusi di Kota Ambon sendiri mencakup alokasi 761.490 kilogram bagi 25.383 PBP. Penyaluran di Kecamatan Teluk Ambon mencapai 106.140 kilogram untuk 3.538 PBP, termasuk alokasi 10.470 kilogram yang diterima oleh 349 PBP di Desa Wayame.
Untuk menjamin kelancaran dan keamanan pasokan hingga ke titik bagi paling terpencil, BULOG terus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat, TNI, dan Polri dalam mengawal seluruh rangkaian distribusi bantuan pangan ini.






