Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang bukan berasal dari timbunan sampah aktif. Berdasarkan penelusuran di lapangan, kobaran api bermula dari lahan pertanian di seberang area TPA sebelum akhirnya merambat.
Titik api kemudian menjalar ke zona pembuangan sampah lama yang sudah tidak lagi dioperasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Kota Bogor. Pantauan terkini hingga siang hari mencatat luas area yang terdampak kebakaran telah mencapai sekitar 5 hektare.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Petugas pemadam kebakaran kini memusatkan penanganan pada empat titik api yang masih aktif menyala. Proses pengendalian api di lapangan menghadapi tantangan pergerakan angin yang bertiup ke arah timur. Untuk menahan laju rambatan lebih luas, tiga unit alat berat dikerahkan guna membuat parit penyekat di sepanjang batas garis hijau.
Merespons situasi tersebut, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) meminta masyarakat sekitar dan para pemulung di area TPA Galuga untuk segera dievakuasi sementara waktu guna menghindari risiko keselamatan dan dampak asap tebal.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain faktor cuaca, upaya pemadaman sempat mengalami kendala teknis akibat terhambatnya mobilitas armada tangki damkar. Kerumunan warga yang memadati jalur serta banyaknya sepeda motor yang terparkir di pinggir akses masuk menyulitkan petugas untuk segera menjangkau pusat titik api.






