Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa total area terdampak kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah (TPAS) Galuga kini mencapai sekitar 7,1 hektare. Luasan tersebut merupakan akumulasi setelah memperhitungkan titik api di area pengelolaan sampah milik Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor.
Perluasan dampak kebakaran terjadi secara bertahap. Titik api awalnya terdeteksi membakar area seluas 1,7 hektare, meluas menjadi 5 hektare, hingga akhirnya mencakup total 7,1 hektare termasuk lahan di luar TPAS yang menjadi lokasi awal mula api menyala.
Berdasarkan data penanganan di lapangan, kebakaran bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan langsung dengan TPAS Galuga pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB sebelum akhirnya merambat ke area penampungan sampah.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Penanganan Bara dan Timbunan Sampah Mengeras
Meskipun kobaran api terbuka sudah tidak terlihat secara kasat mata, kepulan asap tebal masih keluar dari gundukan sampah. Kondisi ini menandakan masih adanya bara api aktif di lapisan dalam timbunan.
Proses pemadaman menghadapi kendala teknis karena tumpukan sampah setinggi lebih dari 10 meter tersebut telah berusia puluhan tahun. Material di dalamnya telah memadat dan mengeras menyerupai briket, sehingga menyimpan bara yang sulit dijangkau air biasa dari permukaan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Untuk mengatasi bara tersebut, tim gabungan dari Pemkab dan Pemkot Bogor mengerahkan alat berat guna membongkar setiap gundukan sampah, menyemprotkan air hingga dingin, lalu menutup kembali material yang telah ditangani. Titik api di sisi selatan yang dikelola Pemkab Bogor telah dinyatakan padam dan dalam masa pendinginan, sementara penanganan difokuskan ke sisi utara dengan target tuntas menjelang subuh.
Aktivitas pembuangan sampah dari armada pengangkut tetap diberlakukan secara bergiliran agar distribusi layanan kebersihan publik tidak terhenti total selama proses darurat. Terkait pemicu utama kebakaran, Pemkab Bogor belum memberikan kesimpulan resmi karena masih memprioritaskan penyelesaian pemadaman dan keselamatan warga sekitar.






