tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Aplikasi

Calon Deputi Gubernur BI Anwar Bashori, Rupiah Digital Belum Urgen

Wulan WijayaDiterbitkan 28 Agu 2026 - 00.18 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Calon Deputi Gubernur BI Anwar Bashori, Rupiah Digital Belum Urgen
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar agenda uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Deputi Gubernur Bank Indonesia pada Kamis (27/8/2026). Dalam sesi pemaparan dan tanya jawab tersebut, calon Deputi Gubernur BI M. Anwar Bashori menilai realisasi pembentukan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital belum menjadi kebutuhan yang mendesak untuk diterapkan di Indonesia.

Anwar Bashori, yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, menggarisbawahi sejumlah pertimbangan mendasar terkait kesiapan ekosistem domestik. Menurut keterangannya, Indonesia memiliki tingkat heterogenitas yang tinggi dalam hal kebiasaan penggunaan uang, jenjang edukasi masyarakat, kondisi geografis kepulauan, hingga tantangan stabilitas nilai tukar.

Kondisi peredaran uang fisik di berbagai pelosok Indonesia masih menghadapi ketimpangan kualitas. Anwar memaparkan bahwa sebanyak 90 persen pekerjaan Bank Indonesia setiap tahun di lokasi-lokasi tertentu masih difokuskan hanya untuk menarik dan mengganti uang lusuh. Hal ini disebabkan standar kelayakan edar uang tunai yang belum merata antardaerah di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Progres Riset dan Pengujian Proyek Garuda

Kendati penerapannya dinilai belum urgen dari sisi sirkulasi publik, Bank Indonesia tetap melanjutkan eksplorasi teknis mata uang digital melalui inisiatif Proyek Garuda. Proyek ini merupakan kerangka kerja BI untuk mengeksplorasi potensi dan infrastruktur CBDC di Indonesia.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa pengembangan Proyek Garuda merupakan kesinambungan dari rangkaian proses yang telah dirintis sejak tahun 2022. Tahapan tersebut mencakup penerbitan dokumen white paper, consultative paper, serta publikasi laporan konsultasi publik.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dari sisi evaluasi teknis, Bank Indonesia telah menyelesaikan peninjauan konsep atau proof of concept (PoC) tahap pertama untuk skenario immediate state – wholesale cash ledger.

Kelanjutan riset pada 2025 diarahkan pada pengujian komprehensif berbasis platform distributed ledger technology (DLT). Tahap pengujian ini difokuskan untuk mengukur aspek teknis kritikal, standar keamanan transaksi, serta kemampuan interoperabilitas sistem rupiah digital dengan infrastruktur keuangan dan sistem pembayaran yang sudah beroperasi saat ini.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik · 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap