tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Energi & Bisnis

Cara Memantau Proyek Eksplorasi Migas WK Pekawai di Kalimantan Timur

Retno PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.53 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memantau Proyek Eksplorasi Migas WK Pekawai di Kalimantan Timur
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Industri minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur, kembali menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu fokus utama saat ini adalah pengelolaan cadangan baru di Wilayah Kerja (WK) Pekawai. Proyek strategis ini dikelola oleh PT Saka Energi Indonesia (SAKA), yang merupakan bagian dari PGN sebagai Subholding Gas Pertamina. Bagi para profesional di bidang ekonomi digital, pengamat energi, maupun pelaku bisnis yang ingin memahami prospek ekonomi dari sektor ini, memantau peta jalan eksplorasi WK Pekawai merupakan langkah yang esensial. Panduan berikut ini akan menguraikan cara-cara dan langkah sistematis untuk mengikuti dinamika proyek eksplorasi migas di kawasan tersebut, berdasarkan data dan rencana operasional yang telah disetujui.

Langkah pertama dalam menganalisis potensi ini adalah dengan memetakan profil dan cakupan geografis dari WK Pekawai secara menyeluruh. Wilayah eksplorasi ini dikelola oleh SAKA melalui entitas PT Saka Energi Sepinggan. Pemerintah Indonesia, melalui SKK Migas, telah mempercayakan pengelolaan wilayah ini kepada SAKA sebagai operator dengan menggunakan skema gross split sejak tanggal 16 Mei 2018. Secara fisik, WK Pekawai memiliki area eksplorasi yang sangat luas, yakni mencapai 1.555 kilometer persegi. Cakupan wilayah ini terbagi menjadi dua zona utama, yaitu area darat (onshore) dan area lepas pantai (offshore) di Provinsi Kalimantan Timur. Posisi geografis WK Pekawai sangat strategis karena berada di antara sejumlah lapangan migas yang telah terbukti produktif, seperti Lapangan Manpatu, E. Mandu, dan Jempang Metulang. Menariknya, sekitar 10 persen hingga 24 persen dari struktur Lapangan Manpatu berada di dalam batas wilayah WK Pekawai.

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi titik-titik prospek utama yang sedang dikembangkan, terutama di area lepas pantai. Menurut Fuji Koesumadewi, selaku Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA, perusahaan telah berhasil mengidentifikasi dua prospek utama di area lepas pantai tersebut. Kedua prospek ini dikenal dengan nama Prospek Saka Manpatu (SM)-1 dan Prospek Hanna. Untuk memastikan kematangan evaluasi teknis dari kedua prospek ini, SAKA terus melakukan kajian mendalam. Sejak tahun 2022, SAKA telah menjalin sinergi yang erat dengan Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Kolaborasi lintas perusahaan ini menjadi langkah krusial dalam mempercepat proses pematangan prospek sebelum kegiatan operasional fisik direalisasikan di lapangan.

Baca Juga

Daftar Resmi Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 September 2026

Daftar Resmi Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 September 2026

Langkah ketiga melibatkan pemantauan lini masa perizinan dan target operasional pengeboran. Sebagai pengamat kelayakan ekonomi proyek, Anda harus mencatat bahwa SAKA telah memperoleh persetujuan Perpanjangan Jangka Waktu Eksplorasi (PJWE) pada tahun 2024. Persetujuan ini memberikan hak eksplorasi yang berlaku hingga 15 Mei 2028. Memasuki awal tahun 2026, SAKA juga telah mendapatkan persetujuan resmi dari PGN untuk melaksanakan pengeboran sumur appraisal SM-1. Target kedalaman untuk pengeboran sumur appraisal SM-1 ini direncanakan mencapai sekitar 12.000 kaki (ft). Selain itu, SAKA juga merencanakan pelaksanaan pengeboran untuk satu sumur eksplorasi tambahan yang dijadwalkan akan berlangsung pada kuartal ketiga tahun 2026.

Langkah keempat adalah mencermati kemajuan kegiatan survei di area darat. Meskipun fokus pengeboran appraisal berada di lepas pantai, aktivitas pengumpulan data di darat juga terus berjalan secara paralel. Saat ini, SAKA sedang melaksanakan survei geologi dan geokimia di area darat. Kegiatan pengumpulan data teknis ini ditargetkan untuk rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Hasil dari survei darat ini nantinya akan melengkapi data eksplorasi secara keseluruhan, sehingga perusahaan dapat menentukan arah pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.

Baca Juga

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dengan Portofolio LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dengan Portofolio LNG

Dengan menerapkan empat langkah pemantauan di atas, Anda akan memiliki kerangka pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan proyek cadangan migas baru di Kalimantan Timur. Seluruh rencana operasional, mulai dari survei geologi hingga pengeboran sumur appraisal SM-1 pada kedalaman 12.000 kaki, merupakan indikator penting dalam menilai potensi ekonomi wilayah tersebut. Oleh karena itu, bagi Anda yang berkecimpung dalam analisis ekonomi dan bisnis energi, sangat disarankan untuk terus memperbarui informasi secara berkala melalui publikasi resmi dari SAKA, PGN, maupun SKK Migas. Memahami setiap tahapan eksplorasi ini akan membantu Anda dalam melihat gambaran besar ketahanan energi nasional dan peluang yang ada di sekitarnya.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaEksplorasi MigasWK PekawaiSAKAKalimantan TimurPGN

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap