tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Retno PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.56 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pembangunan ekonomi dan stabilitas sosial di wilayah pedalaman memerlukan fondasi yang kuat, salah satunya adalah kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan pemerintah. Kasus di wilayah Nduga memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya membangun hubungan harmonis di tengah masyarakat yang memiliki trauma sejarah. Praktik terbaik ini dibuktikan oleh Iptu Motalip Litiloly, yang menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Nduga. Dedikasinya membuahkan hasil saat ia meraih penghargaan Polisi Tapal Batas dan Pedalaman pada ajang Hoegeng Awards 2026. Malam puncak penghargaan tersebut diselenggarakan di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Acara bergengsi yang disiarkan langsung oleh detikcom ini turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung. Trofi penghargaan diserahkan secara langsung oleh Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, setelah pembacaan kategori oleh Mas Achmad Santosa. Proses seleksi Hoegeng Awards 2026 ini sangat ketat, melibatkan lima anggota Dewan Pakar, yaitu Alissa Qotrunnada Wahid, Putu Elvina, Mas Achmad Santosa, Gufron Mabruri, dan Habiburokhman.

Langkah pertama yang krusial bagi praktisi pembangunan dalam membangun kepercayaan di wilayah pedalaman adalah memahami trauma masa lalu masyarakat setempat. Di Nduga, warga masih memiliki trauma mendalam akibat peristiwa penyanderaan yang terjadi pada tahun 1996. Trauma tersebut membuat masyarakat merasa takut ketika melihat aparat TNI maupun Polri yang mengenakan seragam resmi serta membawa senjata api. Untuk mengatasi kendala psikologis ini, Iptu Motalip Litiloly memilih pendekatan persuasif yang berpusat pada masyarakat. Dalam interaksi sehari-hari dengan warga, ia sengaja mengenakan pakaian sipil atau preman dan sama sekali tidak membawa senjata. Seragam dinas hanya ia kenakan pada saat-saat tertentu ketika ada permasalahan yang mengharuskan penanganan formal. Pendekatan tanpa seragam dan tanpa senjata ini terbukti efektif dalam mencairkan ketakutan warga dan membangun rasa aman di lingkungan tersebut.

Langkah kedua adalah aktif mendengarkan dan merespons aspirasi nyata dari komunitas lokal untuk mendukung kelancaran aktivitas di daerah. Ketika Iptu Motalip pertama kali ditunjuk sebagai Kepala Pos Polisi Pembangunan Nduga pada tahun 2012 oleh Kapolres Wamena, penugasan ini dilakukan atas permintaan langsung Bupati Nduga saat itu, Yairus Gwijangge, beserta para tokoh masyarakat. Setelah menempuh perjalanan dengan pesawat bersama lima anggota polisi lainnya menuju Distrik Kenyam, mereka langsung disambut oleh tokoh adat setempat bernama almarhum kepala suku Ruben. Pemerintah kemudian memfasilitasi operasional mereka dengan menyediakan rumah dinas asisten satu dan asisten dua untuk dijadikan sebagai Pos Pembangunan. Pada masa awal penugasan tersebut, situasi sedang bergejolak setelah meninggalnya Paulina Ubruangge, seorang anggota DPRD dari Fraksi PAN, sekitar tanggal 10 Juni 2012.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Langkah ketiga melibatkan penyelesaian masalah yang berkaitan langsung dengan ekonomi dan struktur sosial masyarakat. Keluarga almarhumah Paulina Ubruangge sempat mengajukan tiga tuntutan penting kepada pihak berwenang. Tuntutan pertama adalah kelanjutan proyek pekerjaan kecil berupa pembangunan selokan di bandara yang sempat terhenti saat beliau meninggal dunia. Mereka meminta agar pekerjaan tersebut dilanjutkan oleh pihak keluarganya. Tuntutan kedua berkaitan dengan posisi di pemerintahan, di mana pihak keluarga meminta agar ipar mereka yang meninggal diangkat untuk bergabung kembali dengan pemerintahan Bupati. Tuntutan ketiga adalah permintaan agar proses pembangunan di wilayah Kenyam dipercepat. Dengan mendengarkan, menerima, dan membantu mengomunikasikan tuntutan-tuntutan ini, aparat dapat menunjukkan komitmen nyata bahwa kehadiran mereka membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.

Langkah keempat adalah menjaga konsistensi kehadiran dan integrasi sosial secara mendalam. Kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan dedikasi bertahun-tahun. Iptu Motalip Litiloly telah bertugas di Nduga sejak tahun 2012. Kedekatan yang konsisten ini melahirkan hubungan emosional yang sangat erat dengan warga setempat. Masyarakat Nduga yang mayoritas beragama Nasrani bahkan memberikan sapaan akrab Pak Salib kepadanya. Bukti paling nyata dari kuatnya kepercayaan ini terlihat ketika Iptu Motalip sempat dimutasi ke wilayah lain. Menanggapi mutasi tersebut, warga Nduga melakukan aksi demonstrasi atau protes sebanyak dua kali, hingga akhirnya ia dikembalikan untuk bertugas di Polres Nduga.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebagai panduan bagi para profesional dan praktisi di bidang pembangunan daerah terpencil, metode pendekatan sosial ini membuktikan bahwa stabilitas merupakan kunci utama bergeraknya roda kehidupan. Keberhasilan metode ini sangat bergantung pada kemampuan aparat atau petugas dalam membaca karakteristik budaya lokal dan merangkul tokoh-tokoh adat setempat. Prinsip dasar seperti menghormati trauma masa lalu warga, merespons kebutuhan pembangunan fisik secara nyata, serta menjaga konsistensi kehadiran tanpa arogansi kekuasaan adalah fondasi utama. Melalui teladan dari Iptu Motalip Litiloly, aparat dan praktisi pembangunan dapat belajar bahwa pendekatan humanis merupakan investasi jangka panjang terbaik untuk menciptakan harmoni sosial demi mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di daerah pedalaman.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pembangunan DaerahHoegeng Awards 2026NdugaIptu Motalip LitilolyKepemimpinan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap