tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Investasi

Cara Menganalisis Aksi Beli Asing Saat IHSG Rebound untuk Keputusan Investasi

Fitri LimbongDiterbitkan 31 Jul 2026 - 11.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menganalisis Aksi Beli Asing Saat IHSG Rebound untuk Keputusan Investasi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG selalu menjadi pusat perhatian bagi para pelaku pasar modal di Jakarta dan seluruh Indonesia. Ketika IHSG berhasil berbalik arah setelah mengalami tekanan jual berturut-turut, investor kerap kali mulai mencari peluang untuk masuk kembali ke pasar. Sebagai contoh nyata, pada perdagangan hari Kamis, 30 Juli 2026, indeks ditutup menguat 1,56% ke level 6.186,36. Angka penutupan ini berhasil melesat mendekati level psikologis 6.200. Penguatan ini terjadi setelah IHSG melemah selama enam hari beruntun sebelumnya. Momentum kebangkitan atau rebound seperti ini sering kali dimanfaatkan oleh investor asing

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
untuk melakukan akumulasi beli pada berbagai instrumen saham. Memahami cara menganalisis pergerakan dana asing saat pasar mengalami rebound dapat membantu Anda menentukan langkah investasi yang lebih terukur dan sistematis.

Langkah pertama dalam melakukan analisis adalah melihat kesehatan pergerakan pasar secara umum melalui sebaran saham yang menguat dan melemah. Pada lonjakan IHSG tanggal 30 Juli 2026 tersebut, data menunjukkan bahwa sebanyak 511 saham mengalami kenaikan. Di sisi lain, hanya 171 saham yang melemah, dan 281 saham lainnya ditutup pada posisi stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Jumlah saham yang naik jauh mendominasi papan perdagangan, yang dapat diartikan bahwa penguatan indeks didukung oleh partisipasi pasar yang cukup luas di berbagai sektor. Sebagai seorang investor, Anda perlu memastikan apakah kenaikan indeks didukung oleh pergerakan mayoritas saham atau hanya digerakkan oleh segelintir saham saja sebelum menyimpulkan bahwa tren pembalikan arah tersebut layak diikuti.

Langkah berikutnya untuk memperkuat analisis Anda adalah mengevaluasi likuiditas pasar melalui nilai, volume, dan frekuensi transaksi harian. Pada perdagangan hari Kamis itu, nilai transaksi secara keseluruhan tercatat sepi, yakni mencapai Rp12,93 triliun. Meskipun nilai transaksi tergolong sepi, volume perdagangan tetap mencapai angka 30,81 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Selain itu, saham-saham tersebut diperdagangkan sebanyak 1,75 juta kali sepanjang hari. Mengevaluasi data transaksi ini memberikan gambaran yang jelas mengenai seberapa besar tingkat partisipasi pelaku pasar. Meskipun nilai transaksi terbilang sepi, frekuensi dan volume yang ada tetap bisa menjadi acuan dasar untuk melihat seberapa likuid pasar pada hari pembalikan arah tersebut.

Baca Juga

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

Setelah melihat gambaran besar dari kondisi pasar, langkah krusial selanjutnya adalah membedah aktivitas investor asing secara spesifik. Anda perlu mencari tahu berapa total nilai pembelian bersih yang dicatatkan serta di pasar mana akumulasi tersebut paling banyak terjadi. Berdasarkan data perdagangan pada hari tersebut, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp262,82 miliar di seluruh pasar. Dari total keseluruhan jumlah tersebut, aliran dana asing sebesar Rp100,16 miliar masuk melalui transaksi di pasar reguler. Sementara itu, porsi yang lebih besar yakni mencapai Rp162,65 miliar tercatat masuk melalui pasar negosiasi dan tunai. Mengetahui distribusi penempatan dana asing ini sangat krusial karena transaksi di pasar reguler umumnya lebih mencerminkan pergerakan harga saham harian secara langsung jika dibandingkan dengan transaksi di pasar negosiasi.

Untuk mengetahui saham-saham spesifik yang menjadi incaran utama para pemodal luar negeri, Anda dapat memanfaatkan platform penyedia data pasar modal seperti Stockbit. Melalui layanan informasi keuangan ini, Anda dapat mengakses data terperinci mengenai daftar 10 saham teratas yang paling banyak dibeli oleh asing. Dengan memantau daftar saham pilihan investor asing ini, Anda bisa menyaring dan memilah saham mana saja yang memiliki akumulasi dana terbesar selama periode pembalikan arah pasar. Langkah penyaringan ini akan sangat membantu Anda untuk mempersempit pilihan investasi ke dalam daftar saham yang sedang memiliki sentimen positif dari aliran dana institusi besar.

Baca Juga

Memahami Era Suku Bunga Tinggi Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi Indonesia

Memahami Era Suku Bunga Tinggi Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi Indonesia

Meskipun melacak aksi beli asing dapat memberikan petunjuk berharga mengenai arah pergerakan pasar, metode analisis ini tetap memiliki batasan yang harus dipahami. Aktivitas pembelian bersih asing pada suatu hari perdagangan tidak bisa dijadikan sebagai jaminan pasti bahwa harga saham akan terus meningkat pada hari-hari berikutnya. Kondisi pasar saham selalu dinamis dan dipengaruhi oleh sentimen yang terus berubah. Oleh karena itu, analisis pergerakan dana asing sebaiknya selalu digunakan sebagai salah satu alat bantu konfirmasi tambahan dalam strategi investasi Anda. Pendekatan ini harus selalu dikombinasikan dengan evaluasi profil risiko masing-masing dan tidak boleh dianggap sebagai jalan pintas untuk meraih keuntungan tanpa melakukan riset lebih mendalam.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGSahamanalisis pasarInvestor AsingStockbit

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi AndaMemahami Era Suku Bunga Tinggi Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi IndonesiaPanduan Perencanaan Dana Pensiun Karyawan Melalui Program DPLK bjb siapSinergi BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja RentanAlasan Investasi Kripto Didominasi Pria dan Pandangan Perempuan Terhadap RisikoAnalisis Kinerja Keuangan PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) pada Semester I-2026Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Harga Gawai dan Peluang Pasar Ponsel BekasDampak Kekeringan di Lebak, Warga Manfaatkan Sungai Ciberang yang Menyusut

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

Investasi

Cara Menyikapi Penguatan IHSG ke Level 6.200 untuk Strategi Investasi Anda

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap