tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Edukasi & Karier

Cara Mengatasi Kendala Administrasi Skripsi untuk Memperlancar Kelulusan dan Persiapan Karier

Fitri LimbongDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.27 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengatasi Kendala Administrasi Skripsi untuk Memperlancar Kelulusan dan Persiapan Karier
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan langkah awal yang krusial sebelum memasuki dunia kerja profesional dan ekonomi digital. Namun, proses ini sering kali terhambat oleh kendala administrasi skripsi yang dapat memicu tekanan psikologis bagi mahasiswa. Kasus yang baru-baru ini terjadi pada Jessica Sofia Tunardjo, seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi contoh nyata betapa beratnya beban tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar pada Jumat, 31 Juli 2026, sebuah video berdurasi 31 detik menjadi viral di media sosial. Dalam tayangan tersebut, Jessica tampak tergeletak di lantai sambil berteriak histeris. Ia disebut mengalami depresi menjelang ujian skripsi akibat adanya permintaan mendadak untuk mengganti dosen penguji. Insiden ini menyoroti pentingnya strategi yang tepat dalam menghadapi hambatan birokrasi kampus agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu dan siap memulai karier.

Langkah pertama untuk mengatasi kendala administrasi skripsi adalah mendokumentasikan setiap penundaan dan segera melaporkannya kepada pimpinan fakultas. Berdasarkan narasi di media sosial terkait kasus di Undana, Jessica dikabarkan telah 12 kali batal menjalani ujian proposal karena dosen yang sama disebut selalu membatalkan jadwal ujian. Selain itu, dosen pengujinya, Serlie KA Litik, tiba-tiba menghubunginya dan meminta agar dosen penguji diganti saat jadwal ujian hasil sudah di depan mata. Jika mahasiswa menghadapi situasi serupa, sangat penting untuk membawa catatan penundaan tersebut ke tingkat dekanat. Dalam kasus ini, Dekan FKM Undana, Apris Adu, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak fakultas bersama jajaran pimpinan langsung menggelar rapat koordinasi untuk merespons informasi yang beredar.

Langkah kedua adalah mengutamakan kesehatan fisik dan mental dengan mencari bantuan medis ketika tekanan akademik mulai berdampak buruk. Mengejar kelulusan untuk segera masuk ke pasar kerja memang penting, namun memaksakan diri hingga mengalami depresi justru akan menghambat proses tersebut. Setelah video insiden tersebut viral, jajaran pimpinan FKM Undana langsung mengambil tindakan dengan mengecek kondisi Jessica yang berada di Rumah Sakit Wira Sakti Kupang. Mahasiswa harus menyadari bahwa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit merupakan tempat yang tepat untuk mendapatkan penanganan saat mengalami krisis emosional. Penanganan medis yang cepat sangat dibutuhkan agar mahasiswa dapat kembali pulih dan melanjutkan proses penyelesaian skripsi dengan pikiran yang lebih jernih.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Langkah ketiga dalam menghadapi masalah ini adalah bersikap kooperatif terhadap proses mediasi dan investigasi yang dilakukan oleh pihak otoritas kampus. Penyelesaian konflik akademik membutuhkan keterangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil bersifat adil dan objektif. Apris Adu menyatakan bahwa hasil rapat pimpinan memutuskan agar persoalan ini segera diselesaikan. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak kampus mulai meminta keterangan dari dosen pembimbing maupun dosen penguji yang bersangkutan. Sebagai mahasiswa, memberikan informasi yang faktual dan mengikuti prosedur mediasi yang ditetapkan oleh fakultas adalah cara terbaik untuk mempercepat penyelesaian masalah pergantian penguji atau pembatalan jadwal ujian.

Langkah keempat adalah melatih kesabaran dan mempersiapkan rencana cadangan ketika menghadapi penundaan yang disebabkan oleh faktor tak terduga. Terkadang, hambatan birokrasi tidak selalu disebabkan oleh kesengajaan, melainkan karena adanya situasi darurat yang dialami oleh tenaga pendidik. Sebagai contoh, dalam proses pengumpulan keterangan terkait kasus Jessica, pihak FKM Undana mengalami sedikit penundaan. Hal ini terjadi karena dosen penguji tersebut masih ada kedukaan. Dekan FKM Undana menjadwalkan ulang pengambilan keterangan pada keesokan harinya agar semua hal yang berkaitan dengan insiden tersebut dapat dikumpulkan secara lengkap. Memahami bahwa hal-hal di luar kendali dapat terjadi akan membantu mahasiswa mengelola ekspektasi dan mengurangi tingkat stres.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Secara keseluruhan, menghadapi dinamika penyusunan skripsi memerlukan ketahanan mental serta kemampuan penyelesaian masalah yang terstruktur. Mahasiswa harus berani berkomunikasi dengan pimpinan fakultas, tidak ragu mencari perawatan di rumah sakit saat mengalami depresi, serta memahami proses mediasi yang melibatkan dosen pembimbing dan penguji. Kemampuan untuk mengatasi tekanan akademik dan birokrasi ini pada dasarnya adalah simulasi dari tantangan dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan menerapkan langkah-langkah penyelesaian masalah yang tepat, mahasiswa tidak hanya dapat menyelesaikan studi di perguruan tinggi, tetapi juga membentuk mentalitas profesional yang tangguh untuk bersaing di era ekonomi digital.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarierUndanaKesehatan MentalSkripsiMahasiswa

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap