tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiPopuler
Beranda/Afiliasi

Cara Mengelola Tekanan Bicara di Depan Publik Berdasarkan Pengalaman Pjs Gubernur BI di Forum KSSK

Ance ManoppoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 11.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengelola Tekanan Bicara di Depan Publik Berdasarkan Pengalaman Pjs Gubernur BI di Forum KSSK
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pertemuan tingkat tinggi di sektor keuangan sering kali mendatangkan tekanan besar bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya, bahkan bagi pejabat senior sekalipun. Pada hari Senin, 3 Agustus 2026, sebuah momen menarik terjadi di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat berlangsungnya konferensi pers Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK). Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, membagikan pengalaman pertamanya memberikan paparan dalam forum krusial tersebut. Pengalaman perdana ini menyajikan pelajaran berharga mengenai bagaimana mengelola ketegangan saat harus berbicara di depan publik, menghadapi tokoh penting, serta menyikapi situasi yang tidak terduga dalam dunia profesional secara tenang.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Menghadapi situasi pertama kali dalam forum formal seperti KSSK tentu membutuhkan kesiapan mental yang sangat matang. Destry Damayanti mengakui secara terbuka bahwa dirinya sempat merasa sedikit tegang karena momen tersebut merupakan rapat KSSK pertamanya dengan kapasitas sebagai Pjs Gubernur BI. Terlebih lagi, pemaparan tersebut dilakukan langsung di hadapan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Rasa tegang adalah respons yang sangat wajar bagi siapa saja, baik bagi pekerja profesional, pelaku ekonomi digital, maupun pemimpin lembaga keuangan negara. Kunci utamanya adalah bagaimana kita mengakui perasaan tersebut dan tetap melangkah maju untuk menyampaikan informasi penting kepada publik tanpa membiarkan rasa gugup merusak performa presentasi.

Langkah pertama yang bisa kita pelajari dari momen ini adalah pentingnya mencairkan suasana dengan cara yang santun namun tetap santai. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan giliran pertama kepada Destry untuk menjawab pertanyaan, Destry sempat terkejut. Menkeu mempersilakannya dengan menyebut jabatan lamanya, yaitu Deputi Gubernur Senior (DGS) BI, dengan kalimat, "Pasti ingin mendengar pernyataan dari Ibu DGS BI, silahkan Ibu untuk menjawab pertanyaan duluan." Menanggapi hal tersebut, Destry merespons dengan candaan spontan, "Curang nih, saya duluan yang jawab." Menggunakan humor ringan dalam batas wajar seperti ini terbukti efektif untuk mengurangi ketegangan di dalam ruangan, baik bagi pembicara maupun bagi para audiens yang hadir.

Baca Juga

Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang dan Status Komoditas Hilir Indonesia

Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang dan Status Komoditas Hilir Indonesia

Langkah kedua adalah melatih kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan skenario atau kejutan di lapangan. Dalam sebuah presentasi profesional atau konferensi pers, urutan pembicara sering kali berubah di luar rencana awal. Destry Damayanti sendiri mengaku sedikit kaget ketika langsung ditunjuk sebagai orang pertama yang harus menjawab pertanyaan oleh Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Bagi para profesional, kesiapan untuk langsung tampil tanpa persiapan transisi yang lama adalah kompetensi penting. Ketika Anda dihadapkan pada situasi di mana Anda harus berbicara lebih cepat dari jadwal semula, fokuslah pada poin-poin utama yang telah Anda kuasai sebelumnya daripada mengkhawatirkan urutan giliran.

Langkah ketiga adalah tetap menjaga profesionalisme dan fokus materi meskipun harus berbicara di bawah pengawasan ketat dari mitra kerja atau atasan yang sangat penting. Berbicara di depan tokoh penting seperti Menteri Keuangan tentu melipatgandakan tekanan mental yang dirasakan. Destry sendiri secara terbuka menyebutkan bahwa keberadaan Menkeu di depannya menjadi salah satu alasan utama mengapa ia merasa tegang pada rapat KSSK tersebut. Untuk mengatasi tekanan semacam ini, penting bagi kita untuk memandang tokoh penting tersebut sebagai mitra kolaborasi, bukan sebagai sosok yang sedang menghakimi. Hal ini membantu kita tetap fokus pada keakuratan data dan kejelasan pesan yang harus disampaikan.

Baca Juga

Penyelidikan Kasus Kematian Menantu Panitera PT Medan dengan Senjata Api Polisi

Penyelidikan Kasus Kematian Menantu Panitera PT Medan dengan Senjata Api Polisi

Langkah keempat adalah tidak ragu untuk bersikap jujur mengenai kondisi diri sendiri saat berbicara. Ketika Destry Damayanti secara terbuka menyatakan di depan forum, "Biar enggak tegang, pertama kali soalnya saya KSSK nih, depan Pak Menkeu lagi," hal tersebut justru menunjukkan sisi humanis yang positif. Kejujuran profesional ini sering kali membuat audiens menjadi lebih berempati dan mendengarkan dengan lebih saksama. Mengakui bahwa kita sedang menghadapi situasi baru dengan jujur dapat membantu menurunkan ekspektasi kecemasan internal, sehingga kita bisa berbicara dengan lebih alami dan lancar tanpa beban kepura-puraan.

Melalui observasi terhadap dinamika konferensi pers KSSK yang berlangsung di kantor LPS pada 3 Agustus 2026 ini, kita dapat memetik pelajaran berharga bahwa ketegangan dalam dunia kerja bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan harus dikelola. Dengan kombinasi keterbukaan, humor yang proporsional, serta kesiapan mental menghadapi perubahan mendadak, siapa pun dapat melewati momen krusial presentasi pertama mereka dengan sukses. Pengalaman yang dibagikan oleh Pjs Gubernur BI Destry Damayanti ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang tangguh di sektor ekonomi juga diwarnai dengan kemampuan mengelola interaksi secara taktis dan humanis di depan publik.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaDestry DamayantiKSSKKomunikasi BisnisPublic Speaking

Berita Terbaru Lainnya

Penyelidikan Polda Metro Jaya Terhadap YouTuber Bigmo dan Batasan Promosi Kreator KontenAturan Ekspor Logam Tanah Jarang dan Status Komoditas Hilir IndonesiaPenyelidikan Kasus Kematian Menantu Panitera PT Medan dengan Senjata Api PolisiEkspansi Pasar SUV Listrik Premium Melalui Kehadiran Leapmotor C10 di IndonesiaPertumbuhan Simpanan di Bawah Rp 100 Juta dan Cakupan Penjaminan LPS hingga Juni 2026Klarifikasi Kementerian ESDM Terkait Isu Tiga Izin Tambang Baru di Raja AmpatThailand Tawarkan 36 Unit Rantis Amfibi Lapis Baja ATAV untuk Korps Marinir IndonesiaSanksi Drop Out Mahasiswa FEB USU Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
Afiliasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap