tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Bisnis & Keuangan

Cara Mengoptimalkan Aset Hotel untuk Menghadapi Ketidakpastian Bisnis

Lidya RumbayanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengoptimalkan Aset Hotel untuk Menghadapi Ketidakpastian Bisnis
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Industri perhotelan kerap menghadapi tantangan besar saat memasuki fase ketidakpastian ekonomi, seperti era suku bunga tinggi yang terjadi pada tahun 2026. Bagi para pelaku usaha dan investor di sektor properti serta hospitality, menentukan langkah taktis sangat krusial demi menjaga kelangsungan operasional dan profitabilitas bisnis. Kenaikan suku bunga sering kali membuat biaya pinjaman membengkak, sehingga strategi ekspansi konvensional perlu ditinjau ulang. Salah satu referensi strategi praktis dapat dipelajari dari langkah yang diambil oleh PT Pollux Hotels Group Tbk (dengan kode saham POLI di pasar modal).

Melalui pemaparan Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk, Handojo Koentoro Setyadi, dalam program AutoBizz di CNBC Indonesia bersama Serliana Salsabila pada Jumat, 31 Juli 2026, terungkap bahwa ada beberapa langkah strategis yang bisa diterapkan untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Pendekatan ini tidak hanya relevan untuk perusahaan skala besar, tetapi juga bisa diadaptasi oleh para pemilik aset perhotelan lainnya yang ingin mengamankan arus kas. Berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam mengoptimalkan kinerja bisnis hotel ketika menghadapi ketidakpastian pasar.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menunda pembangunan hotel baru. Menahan ekspansi fisik yang membutuhkan modal besar merupakan keputusan bijak ketika biaya pinjaman dari lembaga keuangan sedang berada di level yang tinggi. Dengan menunda proyek konstruksi baru, perusahaan dapat menghindari beban utang baru yang berpotensi mengganggu likuiditas dan arus kas operasional. Fokus utama manajemen harus segera dialihkan dari pertumbuhan kuantitas aset fisik menjadi penguatan fundamental keuangan internal terlebih dahulu, memastikan bahwa kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang tetap dapat terpenuhi.

Baca Juga

Perjalanan Jim Simons dalam Membangun Renaissance Technologies dan Medallion Fund

Perjalanan Jim Simons dalam Membangun Renaissance Technologies dan Medallion Fund

Langkah kedua adalah melakukan optimalisasi secara menyeluruh terhadap aset-aset perhotelan yang sudah dimiliki saat ini. Sebagai contoh nyata, PT Pollux Hotels Group Tbk memilih untuk memaksimalkan potensi portofolio hotel mereka yang sudah beroperasi dan tersebar di beberapa wilayah strategis, seperti Semarang, Cikarang, dan Lombok. Alih-alih mengalokasikan dana untuk membangun gedung baru, pemilik bisnis sebaiknya menyalurkan energi dan sumber daya finansial untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya tarik fasilitas yang telah ada. Optimalisasi ini bertujuan langsung untuk memperkuat struktur permodalan dan menjaga kualitas neraca keuangan agar tetap sehat di tengah tekanan ekonomi makro.

Langkah ketiga adalah mengembangkan fasilitas untuk melayani kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Sektor MICE merupakan ceruk pasar yang sangat potensial untuk mendatangkan pendapatan yang lebih stabil dan terukur, terutama dari segmen korporasi, instansi pemerintah, maupun organisasi non-profit. Dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas kemampuan hotel dalam memfasilitasi pertemuan skala besar, pameran, maupun konferensi bergengsi, produktivitas bisnis hotel dapat terus didorong ke arah yang positif. Layanan MICE sering kali mencakup penyewaan ruang serbaguna, penyediaan katering skala besar, hingga pemesanan kamar dalam jumlah banyak sekaligus, yang secara signifikan mendongkrak tingkat okupansi.

Baca Juga

Analisis Arus Dana Asing dan Kinerja IHSG di Bursa Efek Indonesia Periode Juli 2026

Analisis Arus Dana Asing dan Kinerja IHSG di Bursa Efek Indonesia Periode Juli 2026

Dengan menerapkan kombinasi penundaan ekspansi fisik, fokus pada optimalisasi aset di wilayah yang sudah terbukti potensial, serta pengembangan layanan khusus MICE, pelaku bisnis perhotelan dapat membangun benteng pertahanan keuangan yang jauh lebih kokoh. Mengadopsi strategi kehati-hatian seperti yang diterapkan oleh PT Pollux Hotels Group Tbk membantu perusahaan tetap produktif dan menjaga struktur modal yang sehat. Pada akhirnya, langkah-langkah adaptif ini menjadi kunci utama bagi para pelaku industri perhotelan untuk bertahan dan tetap mencetak keuntungan operasional di tengah ketidakpastian iklim bisnis pada tahun 2026.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi digitalStrategi BisnisPropertiBisnis HotelMICE

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Promo Penjualan dan Skema Pembiayaan Kendaraan di GIIAS 2026Langkah Menganalisis Peluang Pasar Otomotif dan Transisi Elektrifikasi di IndonesiaPanduan Kepatuhan Operasional dan Pentingnya Akurasi Manifes dalam Bisnis Transportasi LautPenyebab dan Rincian Menyusutnya Laba KAI pada Semester I-2026Cara Melaporkan Permintaan Jaminan Tambahan pada Pengajuan KUR di Bawah Rp 100 JutaAntisipasi Gangguan Listrik untuk Kelancaran Aktivitas Digital, Pelajaran dari Kasus Gandul ke CirendeuPanduan Menghindari Penipuan Lowongan Kerja Berkedok Rekrutmen InstansiCara Memaksimalkan Peluang Ekonomi dan Bisnis Melalui Pameran Pembangunan Daerah

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap