tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Wahyu SuryaniDiterbitkan 8 Agu 2026 - 13.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kehadiran benih sayuran berkualitas tinggi yang adaptif terhadap perubahan iklim dan tahan serangan hama kini menjadi solusi nyata bagi para petani untuk meningkatkan hasil panen mereka. Langkah pengembangan benih ini menjadi sangat krusial di tengah tantangan cuaca ekstrem yang sering kali mengancam produktivitas sektor pertanian nasional. Melalui inovasi lokal, penyediaan benih yang tangguh diharapkan mampu mendongkrak volume produksi pangan sekaligus memberikan keuntungan finansial yang lebih stabil bagi komunitas petani hortikultura di berbagai wilayah.

Dalam dialog di acara Squawk Box CNBC Indonesia pada hari Selasa, 04/08/2026, Shania Alatas berbincang dengan President Director East West Seed Indonesia, Glenn Pardede. Dalam kesempatan tersebut, Glenn Pardede menjelaskan bahwa pengembangan benih berkualitas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi pertanian secara nasional. Sebagai perusahaan benih sayuran berkualitas tinggi, East West Seed Indonesia berkomitmen penuh untuk menciptakan benih yang mampu menghasilkan produksi besar sekaligus menguntungkan bagi para petani yang menggunakannya. Dialog yang berlangsung pada hari Selasa, 04/08/2026 tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antara penyedia teknologi benih dan pelaku sektor pertanian di lapangan. Glenn Pardede menekankan bahwa inovasi tidak akan memberikan dampak maksimal tanpa adanya adopsi teknologi yang tepat oleh para petani. Oleh karena itu, East West Seed Indonesia memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia komoditas, melainkan sebagai mitra strategis bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Untuk memanfaatkan inovasi ini secara optimal dalam kegiatan pertanian sehari-hari, langkah pertama yang perlu dilakukan oleh petani adalah memilih benih yang telah teruji secara klinis dan diproduksi di dalam negeri. Benih yang dikembangkan oleh East West Seed Indonesia telah melalui serangkaian pengujian ketat sebelum dipasarkan. Pengujian ini memastikan bahwa benih memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan hama endemik serta mampu beradaptasi dengan fluktuasi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di Indonesia. Dengan menggunakan benih yang diproduksi secara domestik, petani juga mendapatkan jaminan bahwa karakteristik benih tersebut telah disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim lokal. Benih yang diproduksi secara domestik ini dirancang khusus agar sesuai dengan karakteristik geografis tanah air. Proses pengujian yang ketat memastikan bahwa setiap benih memiliki daya tumbuh yang baik serta ketahanan yang mumpuni sebelum sampai ke tangan petani. Dengan demikian, petani dapat meminimalkan potensi kerugian akibat penggunaan benih yang tidak cocok dengan kondisi iklim setempat.

Baca Juga

BAZNAS Salurkan Bantuan Ekonomi Rp871 Juta untuk Zmart dan Santripreneur di Gresik

BAZNAS Salurkan Bantuan Ekonomi Rp871 Juta untuk Zmart dan Santripreneur di Gresik

Langkah berikutnya adalah mengikuti program edukasi dan sosialisasi secara aktif. East West Seed Indonesia tidak hanya menyediakan produk fisik berupa benih unggul, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan kepada para petani melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai penggunaan benih yang benar. Melalui pendampingan ini, petani dibimbing untuk memahami tata cara penyemaian, pola tanam, hingga sistem pemeliharaan yang tepat agar potensi genetik dari benih unggul tersebut dapat keluar secara maksimal. Edukasi ini menjadi kunci penting karena penggunaan benih berkualitas tanpa diiringi dengan teknik budidaya yang tepat tidak akan menghasilkan produksi tanaman hortikultura yang optimal.

Selanjutnya, petani perlu menerapkan prinsip manajemen pertanian yang terintegrasi. Meskipun benih yang digunakan memiliki sifat adaptif terhadap iklim dan tahan hama, faktor eksternal lain seperti ketersediaan air, nutrisi tanah, dan teknik pemeliharaan tetap memegang peranan penting. Edukasi yang diberikan oleh produsen benih membantu petani untuk memitigasi risiko kegagalan panen akibat kesalahan penanganan. Dengan menggabungkan benih tahan cuaca dan pengetahuan budidaya yang diperoleh dari sosialisasi, peluang untuk mengoptimalkan hasil panen hortikultura menjadi jauh lebih terbuka.

Baca Juga

Pertikaian di KM Jemi Indah 08 Berujung Pembakaran Kapal di Perairan Aru

Pertikaian di KM Jemi Indah 08 Berujung Pembakaran Kapal di Perairan Aru

Harus diperhatikan bahwa meskipun inovasi benih ini dirancang untuk meminimalkan risiko gagal panen akibat hama dan cuaca buruk, hasil akhir pertanian tetap dipengaruhi oleh berbagai variabel di lapangan. Keberhasilan panen dan keuntungan yang diperoleh petani sangat bergantung pada kedisiplinan dalam menerapkan petunjuk teknis serta kondisi lingkungan masing-masing lahan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif dalam setiap sesi sosialisasi yang diselenggarakan oleh East West Seed Indonesia sangat disarankan agar petani dapat terus memperbarui pengetahuan mereka mengenai teknik pertanian hortikultura modern.

Secara keseluruhan, integrasi antara penggunaan benih berkualitas tinggi yang diproduksi di dalam negeri dengan pemahaman budidaya yang baik merupakan langkah konkret untuk mencapai produktivitas maksimal. Melalui dukungan edukasi yang konsisten dari produsen benih seperti East West Seed Indonesia, para petani kini memiliki instrumen yang lebih baik untuk menghadapi ketidakpastian iklim global sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka melalui hasil pertanian yang melimpah.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertanianAgribisnisbenih hortikulturaEast West Seed Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Siasat Residivis Pembobol Kotak Amal di Bogor dan Rekam Jejak KejahatannyaBAZNAS Salurkan Bantuan Ekonomi Rp871 Juta untuk Zmart dan Santripreneur di GresikPertikaian di KM Jemi Indah 08 Berujung Pembakaran Kapal di Perairan AruDanantara Pangkas 274 Entitas BUMN dalam Program TransformasiCara Raditya Dika Memilih Pasta Gigi untuk Menunjang Profesi Kreator KontenHarga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak TransaksinyaEkosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSIOJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Kredit

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap