Apakah Anda sering merasa penjualan bisnis harian berjalan lancar, tetapi uang kas entah mengapa selalu terasa menipis? Masalah ini kerap dihadapi oleh pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Banyak pelaku usaha yang sangat mahir dalam memasarkan produk dan melayani pelanggan, namun langsung merasa pusing ketika harus berhadapan dengan pencatatan transaksi harian, pembuatan jurnal, hingga penyusunan laporan keuangan akhir bulan yang rapi. Tanpa pembukuan yang jelas, sulit bagi pemilik usaha untuk mengetahui keuntungan bersih yang sebenarnya atau menentukan langkah ekspansi bisnis berikutnya. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, program PeDe Akuntansi hadir sebagai solusi pelatihan yang dapat membantu pelaku usaha merapikan sistem keuangan mereka mulai dari tingkat paling dasar.
Program pelatihan ini dirancang secara bertahap dalam tiga level pembelajaran agar peserta tidak merasa kewalahan dengan istilah-istilah keuangan yang rumit. Pada tahap awal, peserta akan masuk ke kelas Basic Accounting. Di tingkat dasar ini, fokus pembelajaran diarahkan pada pemahaman konsep-konsep mendasar akuntansi, pengenalan saldo normal akun, hingga cara menyusun laporan keuangan sederhana untuk bisnis. Keunggulan dari metode pengajaran di kelas ini adalah penekanan pada pemahaman alur pencatatan secara logis. Dengan demikian, peserta tidak perlu menghafal istilah-istilah akuntansi yang membingungkan secara mentah-mentah, melainkan diajak untuk memahami mengapa dan bagaimana sebuah transaksi dicatat dalam sistem keuangan usaha mereka.








