Operasi pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, memasuki hari keenam dengan penemuan sejumlah serpihan dan perlengkapan di laut. Tim SAR gabungan mendapati beberapa benda terapung, mulai dari terpal, jaket keselamatan (life jacket), hingga galon di area perairan yang berbeda.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengonfirmasi temuan barang-barang tersebut saat armada penyisir menyusuri perairan Selat Sunda. Barang yang berhasil diangkat dari laut terdiri dari dua lembar terpal, tiga unit jaket pelampung berwarna oranye, dan satu buah galon.
Rincian Titik Temuan Operasi SAR
Penemuan barang-barang tersebut tersebar di sejumlah koordinat perairan yang dipantau oleh unsur armada gabungan sejak pagi hari:
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

- KRI Teluk Gilimanuk menemukan satu unit life jacket dan satu botol di kawasan perairan Pulau Sangiang sekitar pukul 08.55 WIB.
- RIB 02 Lampung menemukan terpal saat menyisir area di sekitar Pulau Sebesi.
- KAL Anyer mendapati satu jaket pelampung di perairan Legok Belimbing, Lampung.
- KM Bima menemukan satu jaket pelampung di sekitar perairan Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB.
Al Amrad menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah seluruh temuan perlengkapan tersebut berasal dari kapal Arupadhatu I yang ditumpangi rombongan korban. Seluruh barang bukti yang dievakuasi telah diserahkan kepada pihak kepolisian guna proses identifikasi lebih lanjut.
Pengerahan Armada dan Data Korban
Untuk memaksimalkan penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda, tim SAR gabungan menerjunkan 14 alat utama (alut) pencarian. Armada tersebut disebar ke berbagai sektor strategis di sekitar gugusan kepulauan Krakatau dan jalur pelayaran terkait.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Peristiwa hilang kontak ini melibatkan delapan orang yang berada di atas kapal Arupadhatu I, terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal. Rombongan jurnalis yang dicari meliputi M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), serta Donal Husni (freelance).
Sementara itu, tiga awak kapal yang turut hilang dalam pelayaran tersebut adalah Warta yang bertindak selaku kapten kapal, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu (guide). Operasi terpadu tetap berpusat pada koordinasi posko gabungan untuk memantau perkembangan identifikasi barang dan pencarian para korban.






