tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

Cerita Anak ABK Ikut Cari 8 Orang yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Andi SompaDiterbitkan 12 Sep 2026 - 12.02 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cerita Anak ABK Ikut Cari 8 Orang yang Hilang di Gunung Anak Krakatau
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pencarian terhadap rombongan yang hilang kontak di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau masih terus diupayakan. Di tengah proses tersebut, Yayat Suryadi, anak dari salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Surakman atau Sukarman (60), memutuskan untuk terjun langsung menyisir perairan Selat Sunda demi mencari sang ayah dan berharap segera memperoleh kabar baik.

Yayat mengungkapkan bahwa dirinya mencoba melakukan pencarian ke area Gunung Anak Krakatau pada hari ketiga setelah kabar hilangnya kapal, tepatnya pada hari Kamis. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena pergerakan menuju lokasi dihadang rintangan alam yang cukup berat.

Saat mulai mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau, proses pencarian terhambat oleh kondisi cuaca ekstrem serta tebalnya abu vulkanik akibat erupsi yang tengah berlangsung. Yayat menyebutkan bahwa saat ia mendatangi lokasi, aktivitas erupsi memang sedang terjadi sehingga menyulitkan jarak pandang dan proses penyisiran di sekitar perairan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Perjalanan Mendadak untuk Liputan Erupsi

Peristiwa hilang kontak ini bermula dari pelayaran pada hari Senin (7/9). Kapal cepat atau speedboat Aru padhatu I berlayar membawa lima orang jurnalis yang berencana meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Dalam operasionalnya, kapal tersebut diawaki oleh kapten kapal bernama Warta, ABK Sukarman, serta seorang pemandu (guide) bernama Heriyanto.

Menurut penuturan Yayat, keberangkatan ayahnya pada hari Senin itu tergolong sebagai perjalanan kilat yang bersifat dadakan. Perjalanan tersebut dilakukan tanpa persiapan matang, termasuk tidak membawa pakaian ganti. Berdasarkan informasi yang diketahuinya, sang ayah sebenarnya baru memiliki jadwal resmi untuk berlayar menuju Ujung Kulon pada hari berikutnya, yakni Selasa (8/9).

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Korban Belum Ditemukan hingga Hari Kelima

Operasi pencarian terhadap para korban masih terus berjalan di perairan Selat Sunda. Namun, hingga hari kelima pencarian berlangsung, keberadaan Sukarman, kapten Warta, pemandu Heriyanto, serta lima jurnalis yang berada di dalam speedboat Aru padhatu I masih belum berhasil ditemukan.

Pihak keluarga korban terus menanti perkembangan operasi SAR dan berharap ada titik terang dari proses pencarian yang dilakukan di tengah tantangan cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap