PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas dan menutup sementara sejumlah gerbang tol di ruas Tol Dalam Kota pada Kamis (27/8/2026) malam. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung di depan kawasan Gedung DPR/MPR.
Melalui pengumuman di akun X resminya pada pukul 21.32 WIB, Jasa Marga mengimbau para pengendara yang hendak menuju Ruas Tol Dalam Kota untuk menggunakan jalur alternatif. Pengguna jalan diarahkan melintas melalui Jalan Tol Layang Ir Wiyoto Wiyono atau Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Daftar Gerbang Tol yang Ditutup Sementara
Penutupan sementara diterapkan pada akses masuk dari dua arah arus lalu lintas, baik menuju Grogol maupun Cawang.
Gerbang tol arah Grogol yang ditutup sementara meliputi: - GT Cawang - GT Tebet - GT Kuningan - GT Senayan
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sementara itu, gerbang tol arah Cawang yang ditutup sementara mencakup: - GT Angke 2 - GT Jalembar 2 - GT Tanjung Duren - GT Slipi 2 - GT Pejompongan
Selain deretan gerbang tol masuk tersebut, Jasa Marga juga menutup sementara akses exit tol Pejompongan.
Dinamika Aksi Massa di Kawasan DPR
Rekayasa arus dan penutupan gerbang tol tersebut dipicu oleh bertahannya massa aksi di sekitar Gedung DPR/MPR hingga malam hari.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebelumnya, rombongan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah meninggalkan Gedung DPR sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Massa AMPB memutuskan membubarkan diri seusai merampungkan audiensi bersama jajaran Pimpinan DPR RI terkait pembahasan RUU Perampasan Aset.
Namun, setelah kelompok massa AMPB bubar, muncul massa dari kelompok lain di kawasan tersebut. Kelompok baru ini terus bertahan hingga malam, sementara aparat kepolisian berupaya membubarkan massa demi menjaga situasi tetap terkendali.






